Agroeduwisata Anggur Resmi Diluncurkan: Kolaborasi Desa, Dinas, dan PLN Dorong Eduwisata dan Ketahanan Pangan

oleh -
oleh
Pak ikhsan Manajer UPT PLN Madiun, saat akan menanam pohon anggur jenis Jupiter, di Paguyuban Petani Anggur ToyoResmi.

Kediri, ArahJatim.com – Sebuah langkah inspiratif diambil Desa ToyoResmi, Kabupaten Kediri, dalam mengembangkan potensi lokal melalui peluncuran kawasan Agroeduwisata budidaya anggur. Pembibitan diinisiasi oleh Kelompok Tani Budidaya Anggur dan didukung berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa, Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, hingga PLN Madiun melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

Acara peluncuran berlangsung semarak dan penuh semangat kolaborasi. Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Rofik Ashari, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“Kami melihat potensi besar dari pengembangan kawasan agrowisata yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tapi juga edukatif. Harapannya, langkah ini bisa menumbuhkan semangat baru, memperluas dampak ke sektor pertanian dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

pasang iklan_rev3

Dinas Pertanian menekankan bahwa pengembangan kawasan seperti ini selaras dengan misi nasional di bawah arahan Presiden, yaitu ketahanan pangan dan peningkatan konsumsi pangan bergizi tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa ToyoResmi, Gatot Siswanto, mengungkapkan bahwa kawasan eduwisata ini berangkat dari semangat swadaya masyarakat.

“Kami sudah mulai dengan membagikan bibit di dua RT, total 80 rumah. Ke depan, kami targetkan seluruh warga bisa ikut menanam anggur di pekarangan masing-masing,” jelasnya.

Jenis anggur yang dibudidayakan antara lain Jupiter, Gusti, dan Akademi, yang relatif mudah dalam perawatan. Budidaya dilakukan dengan sistem greenhouse untuk menjaga kualitas tanaman dari serangan jamur dan hama saat musim hujan.

Saipud Ubaidi, pemilik lahan sekaligus tokoh lokal yang turut menggagas proyek ini, menambahkan bahwa program ini juga punya dimensi ekonomi nasional.

“Kita masih sangat bergantung pada impor anggur. Dengan edukasi dan produksi lokal seperti ini, kita perlahan bisa mengurangi ketergantungan tersebut,” katanya.

Kontribusi besar datang dari PLN Madiun, yang tak hanya membantu infrastruktur greenhouse, tapi juga mendorong elektrifikasi pertanian (electrifying agriculture). Hal ini memungkinkan petani memanfaatkan teknologi berbasis listrik untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Prasetyo Caroline Natalia dari PLN Madiun menjelaskan bahwa program ini masuk dalam sektor UMKM berbasis lingkungan.

“Kawasan ini dekat dengan aset kami, Tower T29. Maka ini menjadi komitmen PLN untuk menyinergikan pembangunan lingkungan, pendidikan, dan pertanian dalam satu ekosistem,” terangnya usai acara penanaman pohon anggur di paguyuban petani anggur Toyoresmi desa Toyoresmi  Kecamatan Ngasem Kab Kediri, Senin ( 16/6/2025) 

Harapan ke Depan

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kawasan eduwisata anggur Desa Resmi diharapkan menjadi percontohan pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian modern, memperkuat ekonomi desa, dan menginspirasi daerah lain untuk membangun dari potensi lokal. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.