Sehari Jelang Pemilu, Penyeberangan Ketapang Dipenuhi Pemudik

oleh -
oleh
Para penumpang pejalan kaki keluar dari kapal feri di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sehari jelang hari pencoblosan pemilu serentak, pelabuhan penyeberangan, Ketapang, Banyuwangi dipenuhi ribuan penumpang dari pulau Bali yang hendak mudik ke sejumlah daerah di pulau Jawa dan Madura, selasa (16/4/2019) petang.

Para pemudik yang didominasi penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua dan empat terlihat mengantre untuk keluar dari atas kapal feri menuju daerah tujuan seperti, Banyuwangi, Jember, Probolinggo, Surabaya, Malang, dan Blitar serta sejumlah pulau di Madura.

Para perantau tersebut sengaja mudik pulang kampung halaman untuk melakukan pencoblosan pemilu serentak 17 April besok. Selain itu mereka sengaja pulang ke kampung halaman karena bersamaan dengan libur akhir pekan.

pasang iklan_rev3

“Iya pak saya dan keluarga pulang kampung dalam rangka mudik pulang kampung untuk pemilu besok mengurangi golput, mencoblos di Jawa. Satu minggu di Jawa balik ke Bali kerja lagi,” ungkap Sitrisno perantau asal Blitar.

Menurut General Manager PT Indonesia Ferry Cabang Ketapang – Gilimanuk, Fahmi Alweni, arus penumpang dari Pulau Bali yang menyebrang ke Pulau Jawa mengalami peningkatan sekitar 23 persen dibanding hari-hari sebelumnya.

Peningkatan arus mudik terjadi pada kendaraan roda dua dan empat serta pejalan kaki. Sedang kendaraan besar, dari data manifest yang ada relarif normal.

Baca juga:

“Dari data yang kami peroleh mulai kemarin penumpang lebih dari 23 persen yang menyeberang ke pelabuhan Ketapang, meningkat dari hari-hari sebelumnya. Peningkatan bervariasi mengalir, didominasi kendaraan roda dua dan pribadi. Untuk kendaraan besar masih normal,” ujar Fahmi Alweni kepada sejumlah wartawan termasuk ArahJatim.com.

Sementara itu, meski puncak arus mudik penumpang dalam rangka pemilu serentak 17 April besok diperkirakan masih akan terjadi hingga dini hari nanti, pihaknya tetap mengoperasikan, 32 armada kapal feri yang disebar di tujuh dermaga.

Mengantisipasi adanya gangguan keamanan di laut maupun di darat selama pelaksanaan pemilu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti TNI/ Polri yang saat ini telah siaga di kawasan pelabuhan hingga selesainya pemilu. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.