Pamekasan, Arahjatim.com – Perayaan Petik Laut di Tahun ini kembali dimeriahkan oleh berbagai hiburan, mulai dari Istigosah, Sinden, Ludruk, dan Tradisi Larung Laut atau melepas perahu mini yang terbuat dari batang pohon pisang, oleh persatuan nelayan pesisir desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (28/06/2025).
Berbagai hasil bumi tersebut biasanya akan dilarung di tengah laut dan akan di perebutkan oleh para nelayan yang ikut melarung hasil bumi ketengah laut, sebagai rasa syukur akan hasil laut yang melimpah dan telah diberikan keselamatan selama ini dalam mencari ikan.
Wakil Panitia Petik Laut Kaduara Timur, H. Jauhari menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tradisi turun temurun yang sudah ada mulai dulu mulai saya masih kecil.
“Acara dilaksanakan selama empat hari, dari tanggal 27 sampai 30 Juni 2025. Dengan rincian acara tanggal 27 malam Istigosah, tanggal 28 pagi Sinden dan malam harinya Cara Ludruk sampai tanggal 29, tanggal 30 pagi acara Larung laut atau pelepasan hasil bumi yang dibawa dengan perahu mini atau ‘Pitek'(istilah bahasa madura) yang akan diiringi oleh 80 perahu hias,” ucapnya.
“Saya mengharap kepada semua masyarakat yang menaiki kapal pawai larung laut tetap menjaga keselamatan, tidak usah balapan, dan jangan sampai melebihi kapasitas muatan,”imbuhnya.(Ndra)










