Nelayan Branta Pesisir Kolaborasi Bersama NU, Adakan Acara Petik Laut

oleh -
oleh

Pamekasan, Arahjatim.com – Dalam memperingati tahun baru Islam 1447 H, Desa Branta Pesisir adakan beberapa acara tradisi dalam setiap tahunnya. Mulai dari kegiatan Nelayan Bersholawat, Santunan Anak Yatim, Pawai Sound dan Pawai Budaya Petik Laut atau rokat laut, yang di agendakan selama empat hari, mulai dari hari Kamis sampai Sabtu.

Acara Petik Laut pada tahun ini mengangkat tema “Merawat Tradisi Lestari Bahari” dan sekaligus bersamaan dengan tahun baru Islam 1447 H. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di dermaga Branta Pesisir. Minggu (113/07/2025).

Sultan Ali S. Sebagai Ketua Pelaksana petik laut mengatakan, ini adalah acara rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, namun untuk kegiatan tahun ini masyarakat nelayan ingin berkolaborasi dengan NU, karena nelayan sangat rindu sekali adanya petik laut dan sangat kebetulan sekali NU langsung mengakomodir keinginan masyarakat tersebut.

pasang iklan_rev3

“Pada tahun lalu kita hanya santunan anak yatim, namun pada tahun ini kita melaksanakan empat kegiatan sesuai dengan kemauan masyarakat “,tegasnya.

“Acara ini dimulai pada hari kamis malam Jumat, acara pembukaan majelis sholawat (Nelayan Bersholawat). Malam Sabtu, Kegiatan Santunan anak yatim. Malam Minggu, Pawai Sound dan Minggu pukul 08.00wib adalah acara puncak Petik Laut”,ujarnya.

“Tahun ini Kita tahun menyantuni 65 orang anak yatim dengan nominal santunan masing-masing satu juta per orang dan juga mendapatkan beras 3 kg, serta peralatan sekolah”, jelasnya.

“Pawai budaya pesisir atau menilang dimulai dari jam 8 sampai selesai dengan merawat tradisi, kami ingin memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa laut yang selama ini menjadi tempat mencari nafkah untuk terus dijaga serta dilestarikan. Agar masyarakat memiliki kesadaran ekologi terhadap alam semesta”,pungkasnya.

“Semoga momen ini betul-betul bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, pertama adalah sebagai ajang silaturahmi agar nelayan berontak sisir kompak, kedua sebagai hiburan rakyat agar melayan tidak hanya kerja terus menerus, ketiga kami ingin mengajak semua masyarakat transaksi agar ikut peduli terhadap kondisi sosial anak yatim”, harapnya.(ndra).

No More Posts Available.

No more pages to load.