4.997 Guru Ngaji dan Guru Madin di Kabupaten Bangkakan Mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Perlindungan dasar bagi tenaga kerja dan keluarga dalam mengatasi risiko sosial ekonomi, 4.997 guru ngaji dan guru madin di Kabupaten Bangkalan, Madura mendapatkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan.

Dengan landasan hukum Undang-Undang (UU) nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional dan UU nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban negara untuk memberikan perlingdungan sosial ekonomi pada masyarakat.

Dengan landasan tersebut, tenga kerja dalam mengatasi risiko ekonomi BPJS harus memberikan kepastian berlangsungnya penerimaan penghasilan keluarga sebagai pengganti sebagian atau seluruh penerimaan yang hilang akibat risiko sosial yang menimpa pekerja meliputi jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua serta jaminan pensiun.

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan dalam sambutannya bahwa sinergitas antara BPJS ketenaga kerjaan dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah lama terjalin.

“Kali ini melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kemenag Kabupaten Bangkalan untuk memberikan jaminan sosial bagi guru ngaji dan madin,” kata Ra Latif sapaan akrabnya.

Dalam pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan, Ra Latif kembali menambahkan bahwa seharusnya tidak hanya guru ngaji dan madin saja melainkan pekerja formal dan non formal juga mendapatkan.

“Seperti karyawan non Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan swasta sektor UMKM ataupun pekerja informal lainnya seperti petani, pedangan, nelayan, pengrajin dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur, Dodo Suharto menuturkan 4.900 guru ngaji dan guru madin se-Kabupaten Bangkalan yang diberikan kartu BPJS ketenagakerjaan.

“Iurannya perbulan untuk guru ngaji dan guru madin sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan karena memakai Peratuaran Bupati (Perbub) 10.600 rupiah,” tuturnya.

Sedangkan Direktur BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Bangkalan, Dhyah Swasti Kusumawardani memaparkan bahwa penyerahan kartu BPJS ketenagakerjaan bagi guru ngaji dan guu madin untuk penerima insentif tahun 2020 ada 9.300 orang.

“Akan tetapi belum 100 persen menjadi peserta kami, baru 4.997 ribu. Iurannya nanti akan dibayar pribadi pada saat mereka menerima insentif,” paparnya. (fat/rd)