3 Hari Tak Keluar, Kakek Ini Ditemukan Tewas Membusuk Di Rumahnya

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49390359971_e15f37ca46_b.jpg
Di rumah inilah Samsuri (78) yang tinggal sendiri ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia oleh tetangganya. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Warga Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, geger dengan penemuan sesosok mayat seorang kakek di dalam rumahnya dalam kondisi terkunci, Rabu (15/1/2020). Saat pertama kali ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Penemuan mayat kakek yang diketahui bernama Samsuri (78) ini berawal dari kecurigaan Siti Mudawamah. Siti mencium bau busuk saat dirinya mencuci pakaian di sungai dekat rumah korban. Siti yang curiga lalu berusaha mencari asal bau, dan ternyata diketahui berasal dari dalam rumah Samsuri.

“Awalnya saya mencium bau bangkai, saya telusuri ternyata mengarah di rumah pak Samsuri. Banyak lalatnya juga. Karena curiga saya langsung lapor suami saya. Terus sama suami dilaporkan pada pihak desa,” ungkap Siti Mudawamah.

Lantaran rumah kakek Samsuri dalam kondisi terkunci dari dalam, warga harus menjebol pintu rumah korban menggunakan obeng untuk mengevakuasi mayat yang sudah menghitam. Dugaan sementara, korban sudah meninggal sejak tiga hari lalu.

Menurut keterangan warga, selama ini korban memang tinggal sendiri di rumahnya. Namun sejak tiga hari terakhir warga sekitar tidak pernah lagi melihat korban yang biasa nongkrong di sebuah warung.

Dari keterangan anak korban diketahui, almarhum Samsuri juga pernah mengeluh sakit dan meminta uang untuk membeli obat. Namun korban tidak pernah menceritakan penyakit apa yang dideritanya.

“Sekitar 10 hari yang lalu mengeluh sakit dan minta uang untuk beli obat. Tapi saat saya tanya sakit apa bapak tidak menjawab,” kata Istilah, anak korban.

Atas kematian korban, pihak keluarga mengikhlaskan kepergiannya, dan menganggap sebuah takdir. Keluarga juga menolak proses autopsi mayat yang akan dilakukan pihak kepolisian maupun tim medis. Mereka memilih untuk langsung menguburkan jenazah korban di tempat pemakaman umum terdekat. (ful)