GURU BANSA Salurkan Kado Ramadan Untuk 59 Guru Ngaji Kampung

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Guru ngaji kampung menerima kado Ramadan dari Yayasan GURU BANSA yang dikumpulkan dari sejumlah Donatur, Sabtu (8/5). Kado ini diberikan menjelang perayaan Lebaran 1442 H sebagai bentuk apresiasi kepada guru ngaji kampung yang tanpa mengenal lelah dan ikhlas telah berjasa mengenalkan baca tulis Alquran dan mengajarkan akhlak mulia.

Guru ngaji kampung yang selama ini menerima honor yang sangat minim bahkan ada yang tidak mendapatkan honor, tak jarang mereka luput dari perhatian pemerintah. Dengan pemberian kado Ramadan ini, bisa sedikit merasakan kebahagian di hari Lebaran bersama keluarganya.

Kado ini berupa uang tunai sebesar 100 ribu rupiah, 1 stoples kue Astor, 1 kg gula pasir, 1 kg detergen, 5 biji sabun mandi, 5 bungkus mi instan, 1 kotak teh celup dan 1 liter minyak goreng yang dibagikan kepada 59 guru ngaji yang tersebar di wilayah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

pasang iklan_rev3

“Meski nilai dari kado untuk guru ngaji kampung tidak seberapa, diharapkan gerakan ini mampu menginspirasi pihak lain untuk turut peduli pada guru ngaji kampung,” terang Aan Junaidi, Ketua Bidang Keagamaan Yayasan GURU BANSA.

Sebelumnya Yayasan GURUBANSA telah memberikan bisyaroh kepada 30 guru ngaji berupa uang sebesar 100 ribu rupiah setiap bulan langsung ke rekening bank mereka. Program bisyaroh ini telah belangsung sejak 10 bulan lalu, tepatnya Agustus 2020.

Junaidi menambahkan Keberadaan Mereka selaras dengan Program Vertikal Horizontal milik Yayasan GURU BANSA yaitu kegiatan ngangsu kaweruh kepada ustaz, kiai dan tokoh agama, untuk menggapai cinta dan rida Allah SWT.

“Program Kado Ramadan Guru Ngaji Kampung ini, progam baru dari Bidang Keagamaan, Insya Allah program ini akan dijalankan pada tahun-tahun berikutnya,” tambah Junaidi.

Sementara itu Ustaz Imam Muhtarom mengaku sangat bahagia dengan pemberian Kado Ramadan untuk guru ngaji kampung ini. Karena bantuan bagi guru ngaji biasanya datang dari pemerintah desa setahun sekali, itupun jumlahnya tidak terlalu besar. Muhtarom juga berharap Yayasan GURU BANSA bisa membantu pengembangan kapasitas dan kualitas guru dalam mengajar dengan mendatangkan ahli Quran dan tajwid untuk mentaskhih bacaan guru ngaji. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.