Kediri, ArahJatim.com – Semangat gotong royong membalut suasana di SMPN 1 Grogol pada Jumat (8/5/2026). Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, bahu-membahu dalam aksi Jumat Bersih. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata sekolah dalam mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Kediri, yakni Gerakan Kediri Berbudaya Asri.
Sejak pagi, lingkungan sekolah tampak dinamis. Para siswa dengan antusias menyisir setiap sudut area, mulai dari taman yang hijau, halaman luas, hingga memastikan saluran air bebas dari sumbatan sampah. Aksi kolektif ini mencerminkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
Kepala SMPN 1 Grogol, Setyo Wibowo, S.Pd., menegaskan bahwa esensi dari Jumat Bersih melampaui kebersihan fisik semata. Menurutnya, ini adalah media edukasi karakter yang krusial bagi para generasi muda di wilayah Grogol dan sekitarnya.
“Kami ingin menanamkan pesan kuat bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Lewat kerja bakti, siswa belajar tentang disiplin, kepedulian sosial, dan menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap sekolah mereka,” ujar Setyo Wibowo di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa budaya hidup bersih harus menjadi fondasi yang dimulai dari lingkungan terdekat. Harapannya, nilai-nilai positif ini dapat ditularkan siswa ke lingkungan keluarga dan masyarakat luas.
Dukungan Penuh untuk Gerakan Kediri Berbudaya Asri
Program ini selaras dengan visi besar Kabupaten Kediri untuk menjadi wilayah yang bersih, hijau, dan berbudaya. Sekolah dipandang sebagai instansi vital yang menjadi laboratorium pertama dalam membentuk kebiasaan peduli lingkungan bagi masyarakat.
“Kegiatan sederhana ini kami harap bertransformasi menjadi habituasi atau kebiasaan positif. Jika kesadaran ini tumbuh sejak bangku sekolah, ke depan akan lahir generasi yang lebih mencintai kelestarian alam,” imbuhnya.
Sinergi dan Kebersamaan Warga Sekolah
Selain berdampak pada estetika dan kesehatan lingkungan, aksi Jumat Bersih juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekolah. Suasana cair dan penuh kebersamaan membuat lingkungan sekolah menjadi lebih kondusif untuk proses belajar mengajar.
Dengan lingkungan yang asri dan udara yang segar, SMPN 1 Grogol optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Kabupaten Kediri yang lebih sehat dan berbudaya. “Dimulai dari sekolah, kita wujudkan Kediri yang asri untuk masa depan,” pungkas Setyo. (das)








