Vaksinasi Covid – 19 di Kota Kediri Diundur Bulan Februari

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Kediri harus bersabar vaksinasi yang seharusnya hari kamis tanggal 14 januari ini diundur paling cepat 22 Januari hingga awal Bulan Februari paling lambat.

Menurut dr Fauzan Adima Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, pengunduran pemberian vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Kota Kediri dikarena pada termin pertama vaksinasi ini difokuskan terlebih dahulu untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Untuk wilayah Kota, kabupaten Kediri, serta Nganjuk, Blitar, Trenggalek dan Tulungagung, dijadwalkan pada termin kedua, yakni 22 Januari paling cepat, hingga awal Bulan Februari paling lambat.

“Rencananya vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Kota Kediri memang dijadwalkan pada hari ini bersamaan dengan Kabupaten lain, tetapi dari Provinsi Jawa Timur, untuk termin pertama ini difokuskan pada wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Kota Kediri termin yang kedua”, ujar dr Fauzan.

Setelah dilakukan pembaruan data, untuk tenaga kesehatan yang mendapatkan vaksin, Kota Kediri mendapat persetujuan sebanyak 4.320 tenaga kesehatan. Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan, sudah siap menerima vaksin dari Provinsi Jawa Timur, termasuk penyiapan tempat di setiap Puskesmas di Kota Kediri.

“Sesuai pengajuan awal, Pemerintah Kota Kediri, mengajukan 5.320 tenaga kesehatan. Namun, setelah dilakukan pembaruan, maka disetujui sebanyak 4.320 tenaga kesehatan Kota Kediri”, ujarnya.

Untuk Kota Kediri mendapatkan alokasi 3.435 dosis. Untuk lokasi penyimpanan vaksin berada, di 9 puskesmas dan 6 rumah sakit terdiri dari RSUD Gambiran, RS Bhayangkara, RS Baptis, RS Ahmad Dahlan, RSI Lirboyo dan RS DKT (das)