Kalapas Banyuwangi: Sidang Online Lebih Efektif, 44 Kasus Bisa Disidangkan Dalam Sehari

oleh -

Banyuwangi, Arahjatim.com – Dengan prinsip menerapkan social distancing guna mengantisipasi penyebaran virus corona alias covid-19, hampir semua kegiatan dilaksanakan secara online. Tak terkecuali agenda persidangan bagi para pelaku kejahatan.

Seperti yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Banyuwangi. Sejak dua hari terakhir para terdakwa menjalani persidangan secara online. Sidang dilaksanakan di gedung aula di dalam lapas yang disulap dan didesain menjadi ruang persidangan online. Para terdakwa bergiliran maju ke meja yang telah dilengkapi layar monitor agar dapat bertatap muka dengan hakim maupun jaksa penuntut umum.

Selain dengan hakim dan jaksa, melalui peralatan satu set komputer yang terkoneksi dengan internet ini, para terdakwa juga terhubung via video call dengan pengacara maupun saksi untuk menjalani proses persidangan. Sidang online ini dinilai efektif untuk mengantisipasi penularan virus corona atau covid-19 ke dalam lapas maupun kantor pengadilan.

Meski persidangan dilakukan secara terpisah, namun langkah ini tidak mengurangi poin-poin proses persidangan. persidangan tetap berjalan sebagai mana mestinya. Hanya saja, fisik dari seluruh peserta sidang tidak saling bertemu secara langsung.

Selain efektif dalam pencegahan penyebaran virus covid-19,  sidang online ini juga sangat efektif dari segi keamanan. Pihak kejaksaan maupun pihak kepolisian tidak perlu lagi repot-repot untuk mengantar jemput para tahanan di dalam lapas melakukan pengawalan menuju pengadilan dalam menjalankan proses sidang di saat pandemi corona seperti saat ini.

“Iya sejak dua hari terakhir ini seluruh tahanan yang (menjalani) sidang tidak perlu lagi keluar lapas menuju pengadilan, tapi cukup sidang dari Lapas saja secara online. Sidang ini dilakukan di kantor masing-masing. Hakim, pengacara, jaksa, saksi semuanya terhubung secara online,” kata Ketut Akbar Heri Achyar, Kalapas Kelas II-A Banyuwangi, Kamis (2/4/2020).

Seperti diketahui, proses persidangan online para pelaku kejahatan yang ditahan di Lapas Kelas II-A Banyuwangi ini akan terus dilakukan hingga pandemi covid-19 dinyatakan usai. Dalam proses persidangan online setiap harinya, pihak lapas mampu menyelesaikan persidangan sebanyak 44 kasus.

“Tentu ini sangat efisien. Selain efektif untuk mengurangi para tahanan bertemu dengan orang luar saat pandemi corona ini. Sidang online juga membuat semuanya jadi mudah. Tahanan tidak perlu lagi keluar lapas atau dikawal ketat menuju pengadilan karena sidangnya cukup dari lapas saja,” tambah Kalapas asal Banyuwangi ini. (ful)