Sidak PMK, Mas Bup Akan Tambah Armada Pemadam Kebakaran

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang akrab dipanggil Mas Bup hari Jumat (4/6/2021) melakukan inspeksi mendadak di markas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Kediri.

Kedatangan Mas Bup selain untuk memeriksa sejumlah sisi bangunan kantor PMK, juga untuk melihat kelayakan armada mobil pemadam kebakaran yang dimiliki PMK. Dari tiga mobil yang dimiliki, satu di antaranya rupanya sudah berumur 29 tahun.

Dengan cakupan wilayah Kabupaten Kediri yang sangat luas, unit mobil PMK hanya berada di kantor PMK yang ada di Pare, satu-satunya kantor PMK di Kabupaten Kediri. Semisal terjadi kebakaran di wilayah Mojo, kemungkinan bisa tidak teratasi.

pasang iklan_rev3

“Memang cukup memprihatinkan. Salah satu mobil yang dipakai setiap hari sudah (beroperasi) dari 1992. Sudah 29 tahun dipakai masih belum diganti. Hebat sekali pemadam kebakaran Kabupaten Kediri ini, punya mobil berumur 29 tahun dan masih turun ke masyarakat,” ujar Mas Bup.

Bupati Kediri menegaskan, Kabupaten Kediri membutuhkan setidaknya satu tambahan unit mobil PMK serta pos pantau pemadam kebakaran di wilayah lain. Kebutuhan unit PMK dan pos pantau akan dimasukkan dalam perubahan anggaran keuangan 2021 atau 2022 nanti.

“Kita buat pos pantau baru di wilayah barat sungai. Di PAK atau 2022 mungkin kita anggarkan. Untuk SDM-nya sendiri luar biasa. Yang paling sering melakukan evakuasi tawon tapi karena APD nya tidak ada mereka buat sendiri dari topi petani. Mereka berkreasi dalam keterbatasan yang ada. Di situlah harusnya Kabupaten hadir,” terang Mas Bup.

Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri, Budyo Tjahyono mengatakan anggotanya selalu berhati-hati saat membawa unit yang sudah berumur tadi.

“Driver selalu hati-hati, kalau terlalu cepat takutnya mobilnya rewel,” ujar Budyo.

Sementara itu, terkait pos pemadam kebakaran atau pos pantau, Budyo mengatakan idealnya untuk Kabupaten Kediri setidaknya memiliki 6 pos pantau, termasuk kantor Pare.

“Menurut perencanaan saya di Papar satu, Barat Sungai satu, Simpang Lima Gumul satu, Pendopo satu, Ngadiluwih satu. Untuk kekuatan unit PMK ada tiga yakni kapasitas 6000 liter, 5000 liter dan 3000 liter,” tutur Budyo Tjahyono.

Setahun terakhir saja PMK Kabupaten Kediri mengatasi 16 kasus kebakaran, yang mana didominasi kejadian kebakaran di rumah penduduk dengan satu korban meninggal dunia. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.