Tulungagung, Arah Jatim.com – Sudah menjadi rutinitas tahunan dalam setiap puasa razia Takzil dan makanan yang beredar di masyarakat selalu menjadi perhatian serius dinas kesehatan Tulungagung.
Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Masduki Jumat, 8/4/2022 mengatakan, terdapat 100 sampel ta’jil yang dikumpulkan pihaknya kali ini.
Metode razia yang dilakukan adalah mengambil secara sampling tajil yang dijual di 19 kecamatan se kabupaten Tulungagung, kemudian menguji kandungannya secara bersama sama.
” Kali ini samplingnya dari seluruh kecamatan, kita dibantu teman teman Puskesmas untuk membeli dan memeriksakannya. Setelah melakukan pemeriksaan kandungan tajil menggunakan rapid test, didapati krupuk puli yang mengandung borak dan krupuk goreng pasir yang mengandung rodamin B “, ungkap Masduki .
Rodamin B ditemukan dalam kerupuk goreng pasir produksi daerah Blitar. Sedang borak ditemukan dalam kerupuk puli yang diproduksi dari Kabupaten Lumajang. Borak biasanya digunakan untuk memperenyah tekstur kerupuk.
Dari sampel yang dikumpulkan, belum ditemukan produk lokal Tulungagung yang mengandung zat berbahaya.
Kini pihak dinas akan terus melakukan sosialisasi, dan bila nanti sudah diketahui produsennya, akan diberi pembinaan dan berkoordinasi dengan BPOM Jawa Timur untuk memberikan efek jera kepada pelakunya.(dni)










