Tulungagung, ArahJatim.com – Sebagai pertanggungjawaban layanan atas ketidaknyamanan penumpang kereta api, PT KAI akan memberikan kompensasi terkait peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Minggu (27/2) di Tulungagung .
Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan hal itu melalui grup perpesanan media, termasuk ArahJatim.com, Minggu (27/2).
“Kami mohon maaf kepada pelanggan KA yang terdampak kejadian tersebut. Atas kejadian tersebut kami akan memberikan service recovery berupa air mineral, dan bagi penumpang yang memilih untuk membatalkan tiket akan kami refund 100%,” ungkap Ixfan dalam pernyataan tertulisnya.
Berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari pusat pengendali perjalanan kereta api (Pusdalopka) Daop 7 Madiun, pada sekitar pukul 05.16 masinis KA Dhoho melaporkan bahwa KAnya telah ditemper oleh Bus PO Harapan Jaya sehingga lokomotifnya mengalami kerusakan. Kemudian masinis meminta agar dikirimkan lokomotif pengganti guna melanjutkan perjalanannya.
Humas PT KAI Daop 7 Madiun menambahkan, atas peristiwa di Tulungagung itu, beberapa perjalanan mengalami penundaan, karena jalur kereta ditutup sementara untuk proses evakuasi kereta yang mengalami kerusakan.
“Selain itu dari kejadian ini , KA yang terdampak adalah KA Singasari relasi Blitar – Pasarsenen yang terlambat berangkat dari Stasiun Kras hingga 145 menit, dan KA 351 (Dhoho) berangkat Stasiun Tulungagung lambat 267 menit,” ungkap Humas.
Sampai berita ini ditulis, jumlah korban meninggal bertambah menjadi lima orang. (dni)











