Lumajang, ArahJatim.com – Setelah berjalan selama 20 hari, status tanggap darurat bencana Gunung Semeru akhirnya berakhir. Namun meski begitu, komandan satgas menegaskan bahwa pihaknya masih menempatkan personel untuk melakukan pemantauan terhadap potensi bahaya.
“Hari ini masa tanggap darurat berakhir, tapi dengan catatan kita masih on call mas,” ungkap Komandan Satgas Tanggap Darurat Semeru, Letkol Inf. Andi A. Wibowo saat dikonfirmasi di kantornya di Kodim 0821 Lumajang.
Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, bahwa selain on call, sejumlah personel TNI-Polri juga disiagakan terutama dalam rangka pengurangan resiko bencana sekunder berupa banjir lahar.Â
“Muspika juga masih kami siagakan di sejumlah titik rawan, untuk secara berkala memberikan informasi terkininya,” tambahnya.
Sebelumnya, status tanggap darurat Semeru diperpanjang sebanyak dua kali, pertama di hari ke-7, dan kedua di hari ke-14 pascaerupsi Gunung Semeru. Saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Waspada level II. (rokhmad)










