Tulungagung, ArahJatim.com – Ditengah upaya membangun kepercayaan seiring dinamika masyarakat, para pejabat ditingkat tertentu, harus mampu membuat terobosan, guna capaian yang dimaksud. Seperti yang telah berlangsung di wilayah kecamatan Kalidawir, Forkopimcam, telah menterjemahkan itu secara riil. Selasa , 27/9/2022, bertempat di balai kecamatan, digelar agenda Ngopi bersama Media ( Piramida ).
Dalam agenda itu, hadir Camat, Kapolsek, dan unsur Koramil, serta unsur pendukung, melakukan dialog dan diskusi bersama puluhan media online. Acara dimaksud bisa dijadikan dialog dan masukan, dari berbagai arah, untuk terciptanya suasana masyarakat yang dinamis kondusif.
Camat Kalidawir, Ali Mochtar, kepada media, termasuk ArahJatim.com, menyatakan forum seperti itulah, yang sebetulnya mampu memberikan nilai positif, karena mampu mengkomunikasikan apa yang telah diperbuat jajaran pemerintah, bisa diawasi dan dikoreksi secara edukasi oleh media, sebagi bagian dari kontrol sosial.
” Hal seperti ini adalah positif, semoga bisa berjalan secara berkelanjutan dan konsisten. Disinilah komunikasi positif bisa dibangun. Apa yang ada di wilayah kami, bisa didorong secara bersama sama, semua unsur, termasuk peran media, yang positif dan bisa diketahui secara global. Kami mengapresiasi peran media “, papar Camat dalam inti sambutanya.
Sementara, terkait program Piramida, program yang digagas Kapolda Jatim, benar benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, karena dengan model ngopi bersama, akan memudahkan dalam setiap komunikasi positif, terutama dalam proses membangun kesadaran disuatu wilayah.
” Kami terima kasih kepada semua, karena program Piramida ini, akan mampu, membangun sinergitas dengan semua komponen, termasuk media. Dengan terjalinya sinergitas, upaya pemerintah untuk suasana Kamtibmas, akan mudah tercipta. Baik unsur polisi, pak camat, dan TNI, semua bertugas melayani. Dengan adanya masukan masukan dari Media, kami harapkan bisa menjadi motivasi dalam melayani masyarakat lebih baik”, papar Kapolsek Kalidawir , AKP Haryono .
Seperti yang terpantau ArahJatim.com, dalam dialog, sangat berkembang, berbagai dinamika, mulai jalan rusak, potensi daerah menghadapi pembukaan JLS, sampai dengan pemberdayaan masyarakat soal seni budaya, layanan kartu penduduk dan lainya, berkembang dinamis, dan terjelaskan secara gamblang . Dari kacamata media, Ahmad Soim, selaku tokoh media, mengaku mengapresiasi model komunikasi dan sinergitas sepert itu. Dirinya berharap, bila ini menjadi model komunikasi yang dipilih, maka hubungan pelaku kebijakan dimana pun tingkatanya, akan menjadi positif, dan sama sama mengisi ruang partisipasi, berdasar peran masing masing profesi. (dni)










