Pilkades Serentak, Jadilah Pemenang Yang Bermartabat dan Kalah Terhormat

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/48963259701_efcb2d8157_b.jpg

Kediri, ArahJatim.com – Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Kediri tinggal menunggu hitungan hari saja. Sebanyak 254 desa akan menggelar pesta demokrasi enam tahunan tersebut. Guna menekan potensi gesekan atau benturan di antara para pendukung cakades, Pemkab Kediri menggelar Apel Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa Serentak se-Kabupaten Kediri 2019. Apel digelar di halaman belakang Pemkab Kediri, Senin (21/10) dan diikuti oleh calon kepala desa dan ketua panitia pilkades serentak.

Hadir pada apel itu Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton beserta jajaran Forkopimda lainnya, dinas terkait dan camat se-Kabupaten Kediri. Bertindak selaku pembina apel, AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

Dalam sambutannya Kapolres menyampaikan, sebanyak kurang lebih 650 Cakades di wilayah Kabupaten Kediri akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2019. Kapolres mengajak para cakades untuk siap menang dan siap kalah, sesuai dengan kesepakatan bersama yang sudah ditandatangani saat deklarasi damai tersebut.

“Saya berharap dan meminta semua harus menyepakati bersama apapun nanti hasilnya. Sebagai aparat keamanan pada tanggal 30 Oktober 2019 mendatang, saya berharap untuk menghindari segala macam bentuk benturan antarkedua pendukung Cakades,” kata Kapolres.

“Pesta demokrasi enam tahunan ini harus bisa kita sikapi dengan dewasa dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta dalam menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kediri,” lanjutnya.

AKBP Roni mengatakan, Pilkades yang diikuti oleh seluruh warga harus disambut dengan suka cita dan menjadi alat pemersatu masyarakat desa, bukan malah membuat terpecah belah. Ia mengajak semua pihak membangun Kabupaten Kediri menjadi lebih baik lagi, maju dan sejahtera. Semua kegiatan dalam setiap tahapan agar dilaksanakan dengan tertib, hindari kampanye hitam dan juga hindari ujaran kebencian yang berujung SARA.

“Kepada peserta Pilkades yang nanti menang, saya berharap jadilah pemenang yang bermartabat artinya jujur, adil dan tetap santun. Bagi yang kalah, akan tetap terhormat dan siap membantu dalam membawa desanya semakin maju,” tegas Kapolres.

Terdapat lima poin deklarasi damai yang ditandatangai para peserta Apel Deklarasi Damai tersebut. Salah satunya menyatakan bahwa para calon kepala desa sepakat bersama-sama akan mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan pilkades secara damai, sopan, bermartabat dan penuh tanggung jawab, demi terselenggaranya Pilkades serentak 2019 secara demokratis yang lebih baik bagi masyarakat. (Kominfo)