Banyuwangi, ArahJatim.com – Penukaran uang baru di halaman Pemkab jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, disambut gembira oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Rabu, (29/5/2019) siang. Mereka berbondong-bondong menyerbu mobil Bank Indonesia untuk menukarkan uang baru, mulai pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, 10.000 dan Rp 20.000,.
Selain itu, puluhan masyarakat juga banyak yang ikut mengantri untuk menukarkan uang baru. Jalanya penukaran uang berjalan cukup tertib dan lancar dengan penjagaaan ketat aparat brimob bersenjata di bantu petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Baca Juga :
- Ziarah Makam Gunung Jati Cirebon, Tapak Tilas Perjuangan Syiar Agama Di Tanah Air
- Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi Konsultasi Ke Ditjen Bina Keuangan Kemendagri
- DPRD Banyuwangi Sosialisasi Perda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak
- DPRD Banyuwangi Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Empat Raperda
Menurut para PNS, penukaran uang baru digunakan saat Hari Raya untuk dibagi-bagikan kepada sanak keluarga dan tetangga.
”Senang sekali ada mobil penukaran uang masuk halaman Pemkab begini. Jadi gak perlu antre ke bank. Saya tadi tukar pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000 sebanyak Rp 700 ribu,” kata Wahida, salah satu PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Dari data Bank Indonesia cabang Jember, untuk tahun ini peminat penukaran uang baru naik sekitar 10 persen. Jika tahun lalu permintaan hanya sekitar Rp 4 triliun, kini melonjak hingga Rp 5,1 triliun. Sementara untuk tren permintaan pecahan uang baru didominasi pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000.
”Ini kegiatan penukaran ketiga kalinya yang kami lakukan di Banyuwangi. Khusus hari ini kami siapkan Rp 1,2 miliar,” kata Alfan, petugas Bank Indonesia cabang Jember.
Selain di Banyuwangi, Bank Indonesia cabang Jember juga melayanani penukaran uang baru di empat kabupaten yakni Lumajang, Situbondo, Bondowoso dan Jember. Layanan tukar uang baru direncanakan akan terus dilaksanakan di berbagai kecamatan yang ada di Banyuwangi.
”Setelah di halaman Pemkab ini kami lanjut ke Kecamatan Rogojampi dan besok ke Desa Bangring, Wongsorejo. Khusus untuk penukaran di Pemkab adalah permintaan dari pihak Pemkab,” pungkasnya (ful)










