Pengusaha Kacamata Salurkan Bantuan Untuk Guru Ngaji dan Madin

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Sukes dalam kiprahnya di dunia bisnis kacamata tak membuat H. Moh Imron Tohir lupa terhadap tempat kelahirannya, tepatnya Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Kacamata gratis diberikan terhadap guru ngaji dan guru madin di Kecamatan Kwanyar.

Sedikitnya 195 guru madin dan 247 guru ngaji di Kecamatan Kwanyar mendapat bantuan Kacamata gratis dari H. Imron dengan dibantu Aliansi Pemuda Kwanyar dalam penyalurannya. Selasa malam 18 Agustus 2020.

H. Moh Imron Tohir, mengatakan bahwa pembagian kacamata baca terhadap guru ngaji dan guru madin merupakan bagian bentuk kepedulian, sebab telah mengabdikan dirinya dalam mengajar anak membaca Al-qur’an.

“Para guru ngaji dan guru madin sudah berjuang dan ikhlas dalam mendidik anak-anak hingga bisa membaca al-Qur’an,” katanya dalam sambutannya.

Menurutnya, bantuan kacamata baca yang diberikannya tidak bernilai seberapa. Akan tetapi sebagai bentuk sumbangsih yang diharapkannya bisa bermanfaat dan sebagai edukasi bagi orang yang mampu untuk menyalurkan bantuan semampunya.

“Karena seberapapun bantuannya terhadap guri ngaji dan guru madin akan sangat bernilai, termasuk sebagai tabungan di akhirat nanti,” imbuh Imron.

Salah satu guru ngaji di Kwanyar, Ahmad Anshor mengucapkan banyak terimakasih terhadap Imron Tohir yang telah memperhatikan dan menyalurkan bantuannya terhadap guru ngaji dan guru madin.

“Untuk pak Imron Tohir semoga selalu diberikan kesuksesan, usahanya semakin barokah dan bertambah dari Allah SWT,” ucapnya.

Dari adanya perhatian dan bantuan yang diterima guru Ngaji dan guru madin, dirinya berharap semoga bisa menjadi pelecut semangat. Sehingga lebih semangat dalam mengayomi anak didiknya.

“Dari adanya bantuan ini, harapan kami semoga kedepan guru ngaji dan guru madin bisa lebih semangat dalam mengayomi anak didiknya masing-masing,” harap Ahmad Anshor.

Senada yang disampaikan Ketua Aliansi Pemuda Kwanyar, Moh Syafii SP,d.I bahwa bantuan seperti ini sangat bermanfaat bagi guru ngaji dan guru madin.

“Saya sangat bersukur dan berterimakasih kepada pak Imron Tohir, karena dengan adanya bantuan ini sangat bermanfaat bagi guru ngaji dan guru madin khususnya di Kecamatan Kwanyar,” ujarnya.

Dirinya mengaku kesejahteraan guru ngaji dan guru madin di Kecamatan Kwanyar selama ini sangat kurang, dimana di tahun 2019 hanya 40 madrasah dan guru ngaji dengan 25 murid satu guru yang dapat.

“Karena dari data yang menerima bantuan hanya sebagian saja. Makanya dari adanya bantuan seperti ini sangat bersukur sekali dan merasa sangat diperhatikan,” imbuh Syafii. (fat/fm)