Pengawasan Pupuk Bersubsidi di Kota Kediri Diintensifkan agar Tepat Sasaran

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Agar tidak terjadi penyelewengan pupuk bersubsidi di wilayah Kota Kediri, hari Selasa (19/4/2022), tim gabungan pengawasan pupuk bersubsidi melakukan sinpeksi mendadak (sidak) kelapangan. Sasarannya sejumlah kios pupuk untuk dilakukan pemeriksaan.

Pantauan, pengawasan dilakukan tim gabungan dengan leading sektor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri. Diikuti instansi lain seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Bagian Perekonomian Pemkot Kediri, UPT Perlindungan Konsumen Kediri, dan Biro Perekonomian Pemprov Jawa Timur, serta didampingi perwakilan PT. Pupuk Indonesia (Persero) .

Tim gabungan melakukan kunjungan ke kios Pupuk Lengkap (KPL) di Kelurahan Ngronggo dan Kelurahan Ketami, serta bertemu dengan Perwakilan Poktan penerima pupuk subsidi, Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengawal penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran. Terutama untuk meminimalisasi penyelewengan di lapangan.

pasang iklan_rev3

Dari hasil pengawasan Tim gabungan pendistribusi pupuk subsidi di wilayah Kota Kediri sudah relatif teratur. Hingga Maret 2022, persentase pupuk subsidi yang telah tersalur sebanyak : Urea 43%, ZA 51%, NPK 48%, dan organik granul 51,55%. Serta Tidak ditemukan adanya kelangkaan atau keterlambatan distribusi pupuk subsidi. Tiap kios masih memiliki stok dalam jumlah yang memadai.

Lebih lanjut tim gabungan juga mengingatkan pemilik kios untuk berhati-hati dalam penyaluran pupuk subsidi. Tidak diperkenankan untuk menjual pupuk subsidi ke anggota Poktan diluar daftar resmi, mematok harga lebih tinggi dan membuka zak pupuk di kios.

Untuk diketahui tahun 2022, Kota Kediri mendapatkan jatah alokasi pupuk bersubsidi dengan rincian tiap jenis : Urea 642 ton, ZA 152 ton, NPK 845 ton, Organik granul 313 ton dan Organik cair 15 liter.

Di Kota Kediri terdapat 7 Kios Pupuk Lengkap (KPL) yang tersebar di tiga kecamatan dan melayani 62 Kelompok Tani (Poktan).

Selama tahun 2022 belum ditemukan adanya indikasi penyelewengan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi diwilayah Kota Kediri.

“Patut disyukuri sejauh ini di Kota Kediri tidak ada pelanggaran dalam penyaluran pupuk subsidi. Kami berharap alokasi pupuk yang terbatas ini dapat tersalur secara optimal kepada para petani melalui Poktan”, kata Tanto Wijohari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri

Tanto Wijohari menjelaskan untuk selanjutnya kami akan intensifkan pengawasan penyaluran pupuk subsidi dengan melibatkan unsur kepolisian, kejaksaan dan KPP Bea Cukai.

Sementara itu Haris Hidayat Biro Perekonomian Prov. Jawa Timur mengatakan kami akan lakukan pembenahan dan berupaya maksimal dalam membantu petani dengan perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi dan pengawasannya.

“Ada beberapa aspirasi yang kami himpun dari anggota Poktan, selanjutnya akan kami laporkan sebagai bahan perumusan kebijakan” ujar Haris Hidayat. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.