
Lumajang, ArahJatim.com – Jasad Dimas Abdul Honi (16) warga Dusun Krajan Desa Bades Kecamatan Pasirian Lumajang langsung dibawa ke Ruang Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Umum dr. Haryoto Lumajang, Jasad korban diperiksa dan diotopsi. Remaja yang baru menginjak usia 16 tahun ini tewas setelah terlibat tawuran antar kelompok pemuda pada Sabtu malam lalu.
“Ya karena kami baru dapat laporannya hari ini, maka kita langsung lakukan otopsi untuk mengetahui detail penyebab kematian korban ini,” terang Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran saat ditanya ArahJatim.com di RSU dr. Haryoto Lumajang, Senin petang (08/04/2019).
Baca Juga :
- TKW Asal Lumajang Dikhabarkan Tewas
- Dua Mahasiswa Sumenep Luka Luka, Bentrok Dengan Satpol PP
- Nonton Jaranan, 1 Pria Tewas Dikeroyok Belasan Pemuda
Kejadian itu bermula saat korban bersama teman–temannya sedang asyik ngobrol di pinggir jalan Desa Bades, tiba-tiba kelompok korban diserang sejumlah pemuda ditengarai dari Desa Selok Awar-Awar, akibatnya bentrokan pun terjadi.
Meski korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawa korban tak bisa diselamatkan. Diduga korban mengalami luka dalam di kepala akibat benturan benda tumpul.
“Korban sempat dirawat di rumah sakit malamnya itu terus pulang, baru pagi tadi katanya dia kembali dibawa ke rumah sakit dan meninggal disana, lukanya itu dibagian kepala,” jelas Kepala Dusun Krajan, Bades, Ferdian Indra Miftahul Ulum.
Polisi masih melakukan penyelidikan motif bentrokan ini, untuk menghindari bentrokan susulan polisi juga akan segera mengamankan kedua kubu pemuda yang berseteru. (Rokhmad)












