Pemkab Pamekasan dan PPDI Gelar Operasi Bibir Sumbing

oleh -
Para pasien bibir sumbing dan langit-langit saat berada di ruang observasi Rumah Sakit Asyifa Husada, Pamekasan. (Foto: arahjatim.com/adv.ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Berkolaborasi untuk kepentingan dan kemaslahatan orang banyak, apalagi membantu sesama yang mengalami kesulitan baik secara materil maupun kesehatan serta tidak kesempurnaan tubuh menjadi motivasi Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) DPC Pamekasan menggelar kegiatan kemanusiaan.

Sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan penderitaan sesama, PPDI DPC Pamekasan bekerja sama dengan Smiletren dan Yayasan Anugerah Sentosa Surabaya menggelar Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Asyifa Husada Pamekasan, mulai Sabtu hingga Minggu (23-24 Januari 2021).

Kegiatan sosial ini didukung penuh oleh Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, FRPB, Madura Idea Foundation, Lazis NU, Cahaya Ummat dan IWO Pamekasan.

Mewakili Bupati Pamekasan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, Moh Tarsun mengatakan, Pemkab Pamekasan sangat mendukung kegiatan ini, sebagai bentuk kepedulian dalam upaya menyehatkan anak-anak generasi penerus bangsa.

“Sebagai bentuk turut prihatin dan ikut berpartisipasi Pemkab dalam mengupayakan menyehatkan anak- anak sebagai generasi penerus bangsa,” ucapnya, di sela-sela penyerahan bingkisan kepada peserta operasi bibir sumbing dan langit-langit.

Sementara, pendamping disabilitas PPDI Pamekasan, Fery Perdana Putra menjelaskan, acara ini diikuti 14 orang pasien dan didukung sejumlah pihak.

“Operasi kali ini diikuti oleh 14 pasien bibir sumbing. Seluruh pasien dimobilisasi dari tempat masing-masing atas bantuan transportasi tim FRPB Pamekasan dan relawan lainnya. Bahkan kami juga menyediakan rumah singgah bagi keluarga pasien, dikarenakan kegiatan ini berlangsung tiga hari. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berjalannya acara ini,” ujar Fery.

Di lain tempat, Muhammad Yatim, orang tua salah satu pasien asal Kalimantan Selatan yang ditemui koresponden ArahJatim, mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada panitia atas layanan operasi yang telah diberikan kepada anaknya yang baru berusia 3 bulan.

“Banyak-banyak terima kasih kepada PPDI dan Pemkab Pamekasan yang telah membantu kami dan para keluarga yang mengalami kesusahan ini. Meski, menempuh jarak yang jauh dari Pulau Kalimantan, kami merasa terharu dan terbantu atas berbagai fasilitas dalam pelaksanaan operasi anak kami khususnya dan yang lainnya,” urainya sambil meneteskan air mata.

Ketua DPC PPDI Pamekasan, Abdul Syukur sangat terharu saat mengetahui kegiatan operasi bibir sumbing ini juga diikuti warga dari luar Madura, yaitu dari Malang dan Kalimantan Selatan.

“Ternyata juga ada yang berasal dari Kabupaten di luar Madura yang juga turut bergabung pada operasi kali ini, yakni warga Malang dan dari Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Abdul Syukur sambil terharu.

Tercatat ada 14 pasien yang mengikuti operasi bibir sumbing dan langit-langit, 12 pasien dari Madura dan dua pasien lainnya berasal dari luar Madura. Di antaranya berasal dari Malang, Kalimantan Selatan, Klampar, Proppo, Prancak, Kadur, Pulau Ra’as, Nyalaran, Banyuwates, Tobaih Barat, Batang-batang, Pragaan, dan dua orang dari Palengaan. (adv/ndra)