Inovasi Kandang Ayam Bantu Perekonomian Warga

oleh -

Tulungagung, ArahJatim.com – Terkait pemberitaan yang banyak menyudutkan rencana pembangunan kandang ayam milik H. Zamroji hingga mengenai bantaran Sungai Brantas Dk/ Ds Jeli Karangrejo Tulungagung, kini mengemukakan kebenarannya.

Dalam penjelasanya H. Zamroji menyimpulkan, sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat sekitar sungai yang menggunakan bantaran untuk usaha seperti tanam Rumput Gajah, Senggon Lauut bahkan ada yang memanfaatkan tanaman Buah Jeruk.

“Nah dalam hal ini saya membuat kandang untuk usaha lain, karena progres saya adalah pendidikan untuk Siswa PKL (praktek kerja lapangan untuk siswa jurusan unggas), disamping untuk kesejahteraan masyarakat, namun untuk terkait izin akan segera kami lengkapi,” tandasnya.

Tentang keberadaan kandang tersebut, H. Zamroji juga sudah mendapat persetujuan dari masyarakat sekitar, karena nantinya kandang tersebut untuk kemaslahatan warganya.

Untuk kotoran ayam nantinya, pihaknya sudah join dengan batu bata, jadi kotorannya tidak dibuang di sungai.

“Karena batu bata itu butuh kandungan dari kotoran ayam, karena adanya unsur Merang atau Sekam, makanya nantinya akan ada pihak batu bata yang mengambil kotoran ayam tersebut,” imbuh H.Sahroji.

Terkait kandang ditaruh di bawah bantaran sungai adalah untuk meminimalisir adanya bau, karena dikhawatirkan sedikit mengganggu masyarakat.

Namun menyanggah hal tersebut, H. Zamroji menggunakan sistem close house, artinya memakai blower jadi baunya itu hilang, makanya agar meminimalkan bau dengan ditaruh bawah.

Dengan demikian jaraknya lebih 8 meter dari arus sungai, untuk tanah di atas itu milik pribadi untuk digunakan kantor, gudang pakan, tempat alat, dan tempat ABK atau pekerja.

“Ini kandang rencananya akan menggunakan warga lokal sebagai pegawainya demi mensejahterakan ekonomi sekitar,” imbuhnya.

Apalagi di sini ada SMK jadi nantiya akan ada edukasi PKL tentang peternakan dan unggas, agar para siswa tersebut lebih memahami tanpa harus jauh jauh. (ryl/fm)