Pemkab Kediri Gelar MKJP Gratis

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48599387847_cfe2b24d5c_b.jpg

Kediri, ArahJatim.com – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 dan Hari Kontrasepsi Sedunia, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri, mengadakan kegiatan pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di RSDUD SLG. Dengan sasaran seluruh wanita usia subur di Kabupaten Kediri, kegiatan ini juga melibatkan organisasi profesi, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Ada 150 peserta yang mendaftarkan diri mengikuti pelayanan MKJP yang digelar pada Selasa (20/8) ini. Pelayanan kontrasepsi yang diberikan adalah pemasangan implan yang dapat bertahan selama 3 tahun dan IUD yang dapat bertahan selama 8 tahun. Sebelum pemasangan kontrasepsi implan dan IUD, seluruh peserta diperiksa dan konsultasi terlebih dahulu.

Plt. DP2KBP3A dr.Nurwulan Andadari, MMRS mengungkapkan, pelayanan MKJP ini dirasakan manfaatnya oleh para akseptor karena mempermudah para wanita subur untuk pemasangan alat konstrasepsi. Mereka pun tidak perlu mengeluarkan biaya karena ini merupakan program pemerintah yang dilaksanakan secara gratis.

“Selain itu juga membantu para wanita untuk mengendalikan kelahiran putra-putrinya,” tambah dr. Nurwulan.

Rasa senang dengan adanya kegiatan ini juga dirasakan Endang Yunarli, salah satu anggota pembantu pembina KB desa (PPKBD). Ia mengantar satu orang peserta dari Kecamatan Gurah.

“Saya selaku PPKBD merasa senang karena dapat membantu program pemerintah untuk mengendalikan kelahiran. Ini sebagai upaya mencegah angka kemiskinan, gizi buruk dan stunting pada anak-anak nantinya,” ucap Endang.

Diharapkan ke depannya para peserta dapat mengatur kesehatan reproduksi, meningkatkan perannya sebagai perempuan serta mengatur keluarga menjadi keluarga yang sehat. Selain dapat memberikan jarak kelahiran putra-putrinya antara 3 sampai 5 tahun, para perempuan dapat menggunakan alat KB yang aman dan sesuai dengan kebutuhan, sehingga akan tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera di Kabupaten Kediri. (Kominfo)