Pelaku Pembunuhan Tulungagung Ditembak Kakinya

oleh -

Tulungagung, ArahJatim.com – Kapolres Tulungagung akhirnya membeberkan kasus pembunuhan di desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Tulungagung, dalam rilisnya, Jumat ,20/1/2023. Setelah hampir satu bulan berlangsung, baru Senen,16/1/2023 pelaku pembunuhan berhasil ditangkap polisi.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku- Mustakim ,mengaku melakukan aksi nekatnya, karena rasa jengkel campur cemburu yang dirasakannya.

AKBP Eko Hartanto , Kapolres Tulungagung mengatakan ,Mustakim (26) ditangkap saat berada di tempat kerja lamanya, mencari rongsok di daerah Blitar.

arahjatim new community
arahjatim new community

“Berdasarkan hasil penyelidikan, keberadaan pelaku ini akhirnya berhasil kita ketahui.
Awalnya, polisi mendapat informasi bahwa Mustakim pernah bekerja di Blitar. Setelah ditelusuri, ternyata pria asal Tanjungsari ini benar-benar kembali ke tempat kerjanya, usai melakukan aksi pembunuhan pada mantan pacarnya, AK (24), warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol “, kata Kapolres.

Ditambahkan Kapolres, pelaku tidak bisa segera ditangkap, karena setelah melakukan kejahatan lari dari daerah satu kedaerah lain, bahkan menyamar menekuni pekerjaan sebagai pencari barang rongsokan.

Sementara dalam keteranganya langsung dihadapan media, Mustakim mengaku nekat melakukan tindakan membunuh teman dekatnya itu karena jengkel atas ucapan korban, denganembawa bawa nama ibu pelaku. Selain itu juga dirinya sakit hati ketika mendapat informasi, bahwa korban juga pernah ada hubungan dengan pria lain, ketika menjadi pacarnya.

” Saya sakit hati, karena pada saat kami dolan kepantai , korban selalu membawa bawa nama ibu saya. Saya tidak ingin itu. Kemudian saya juga mendapat berita bahwa , dia ada hubungan dengan laki laki lain”, ungkap pelaku .

Terungkap fakta, dalam membunuh mantan pacarnya, Mustakim menggunakan sebilah pedang, yang akhirnya bisa ditemukan polisi, setelah dibuang pelaku di sungai tidak jauh dari rumah korban.

Setelah ditangkap dengan hadiah tembakan pada kaki korban, selanjutnya Mustakim harus berhadapan dengan konsekwensi pasal 340 KUHP pembunuhan berencana , minimal seumur hidup, maksimal hukuman mati. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.