Banyuwangi, ArahJatim.com – Patola adalah jajanan khas di Banyuwangi, yang selalu ada saat bulan Ramadan tiba. Jajanan berbahan dasar tepung beras itu umumnya berwarna merah muda, hijau, dan putih. Berdiameter seukuran bola tenis, bentuk jajanan ini mirip dengan mie.
Di saat bulan Ramadan, jajanan patola menjadi menu andalan masyarakat Banyuwangi untuk berbuka puasa yang disajikan dengan santan dan gula merah. Selain itu pembuatannya pun hanya dilakukan saat bulan Ramadan tiba.
Di halaman rumah Ibu Istifalah, (55) di Jalan Ikan Bedul, Kelurahan Karangrejo ini misalnya, saat Ramadan tiba, rumahnya selalu disibukkan oleh orang-orang yang membuat patola. Bahkan rumahnya nyaris seperti dapur umum yang ramai dengan aktivitas membuat patola.
Baca juga:
- Kopyor Roti, Kudapan Khas Warga Banyuwangi Di Bulan Ramadan. Seperti Apa Rasanya?
- Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Usaha Kuliner Mikro Berburu Berkah Ramadan.
- Nasi Setan, Kuliner Malam Asli Bangkalan.
Untuk membuat patola, bahan dasar tepung beras terlebih dulu dicampur dengan air dan sedikit pewarna makanan. Adonan harus diaduk secara merata agar warna dan tekstur lembut dari patola bisa didapatkan secara merata. Setelah adonan jadi, barulah proses mencetak patola.
Proses tersebut terlihat sangat mudah, namun butuh keahlian khusus agar bentuknya lebih teratur. Menggunakan cetakan berbahan dasar besi, adonan harus ditekan-tekan hingga mengeluarkan adonan yang berbentuk seperti mie. Setelah jadi, barulah patola setengah jadi dikukus hingga matang.
”Iya ini saya buat saat puasa saja. Karena yang pesan datangnya hanya saat puasaan saja. Untuk harganya kami jual ke tengkulak di pasar dengan harga Rp 5 ribu, itu sudah dapat 15 buah patola. Usaha ini sudah saya jalani sejak dulu, sudah turun-temurun dari orang tua saya. Alat-alatnya juga masih peninggalan dari ibu saya dulu,” kisah Istifalah.

Cara penyajiannya untuk berbuka puasa pun sangat mudah. Siapkan santan, gula merah, gula pasir dan sedikit garam. Iris gula merah tipis-tipis, kemudian masukkan ke dalam santan yang sudah dipanaskan dan masukkan sedikit garam dan gula pasir.
Setelah masak, barulah kuah dengan rasa manis ini disiramkan ke atas jajanan patola. Sajian jajanan patola dengan kuah santan dan gula merah ini siap disajikan sebagai menu berbuka puasa bagi anda. Rasanya yang manis dengan paduan kelembutan patola menjadi pelengkap ibadah anda di bulan suci Ramadan ini. (ful)





