Surabaya, ArahJatim.com – September tahun ini menjadi hari yang dinanti oleh Yunus Jubair, setah dua tahun tak mentas. Kini putra sulung pelukis kondang Surabaya, Amang Rahman itu siap memamerkan 40 lukisannya di depan ribuan pasang mata warga Kota Surabaya.
Pemaran yang nantinya akan dihelat di Galeri Prabangkara, Taman Budaya Jawa Timur itu mengusung tema Dialog Ruang Dalam, yang memiliki makna kontemplasi dalam setiap diri.
“Unsur yang terkandung di dalamnya ada cerminan, penghayatan,” katanya saat ditemui di sela kunjungannya di kantor DPRD Kota Surabaya.
Yunus mengaku, pameran tunggal tersebut nantinya akan menampilkan 40 lukisan yang terdiri dari lukisan kanvas dan drawing pen.
Untuk menghasilkan sebuah karya, dia mengatakan butuh ketenangan pikiran dan batin. Sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh penikmat melalui objek lukisannya.
“Nanti akan ada lukisan baru siap saya pamerkan, yang sebelumnya belum pernah dipamerkan di khalayak ramai,” ujarnya.
Dalam selebaran pameran tersebut, tertulis pameran akan digelar mulai 1 hingga 5 September mendatang.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo menyambut baik adanya pameran yang akan diselenggarakan oleh Yunus Jubair. Menurutnya selama ini warga Surabaya membutuhkan penyegaran pikiran melalui seni.
“Beliau ini alirannya abstrak surealis. Dan 10 tahun terakhir ini, apresiasi untuk karya seni rupa nasional meningkat. Dan karya dari pak Yunus ini sudah dinilai oleh kurator sudah kelas Asia dan Eropa,” kata Cahyo saat dimintai keterangannya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu juga mengatakan akan mendukung penuh kegiatan yang akan dihelat mulai malam 1 September tersebut.
“Kami Fraksi PKS Surabaya mengapresiasi kebudayaan, kesenian, yang kali ini lukisan karya pak Yunus. Kami mendukung segala hal yang terkait budaya dan seni,” pungkasnya.












