Ojek Online versi Nganjuk Bertengger Di Atas Pencarian Google Playstore

oleh -

Nganjuk, ArahJatim.com  – Setelah diluncurkan tanggal 25/2/2018, aplikasi ojek online lokal Nganjuk heehjek disambut antusias oleh warga  Nganjuk, selain dalam waktu satu bulan sempat mencapai 8 ribu lebih pelanggan.Aplikasi buatan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) cabang Nganjuk ini juga sempat masuk dalam rangking tertinggi di jajaran pencarian aplikasi Gogle Play storeuntuk kategori  Top New Free/ travel And Lokal.

“Kami baru mengetahuinya setelah melihat analisis google play store melalui situs appbrain.com.” Ujar Komaudin Manager heehjek.

Dari data statistik aplikasi heehjek berada di rangking pertama pada tanggal 7,8 dan 9 april 2018, dari ratusan aplikasi yang paling banyak dicari dalam kategori travel and lokal.  Sementara dalam kategori Top New Free seluruh Indonesia saat ini heehjek berada di peringkat 45.

Pencapaian ini menjadi salah satu tolak ukur kredibiltas aplikasi.

”Pencapaian ini tidak mudah, semuanya perlu perjuangan dan doa.“ Kata Udin.

Sejak dirilis pada akhir Februari aplikasi heehjek sempat menjadi primadona, meski begitu sempat mengalami penurunan kepercayaan terhadap masyarakat karena masalah eror sistem pada aplikasi pertama, meski begitu, lanjut udin, Manajemen berusaha semaksimal mungin untuk menghadirkan kualitas yang lebih baik, hingga melahirkan aplikasi terbaru yang lebih ringan, mudah, dengan keunggulan beberapa fitur didalamnya.

Di fitur aplikasi terbaru, heehjek memberikan fitur yang tidak diusung ojek online pada umumnya.

“Ojek online kami berbeda dengan yang lain,  kami mengedepankan unsur kelokalan seperti halnya dalam rekruitmen kita menggandeng ojek pangkalan,  mereka juga kita fasilitasi.  Selain itu ada fitur berlangganan dan pilihan driver secara langsung, yang tidak didapatkan di ojek online pada umumnya. ” kata Udin.

Saat ini heehjek terus meningkatkan performanya dengan meningkatkan kualitas dan jaringannya di seluruh kabupaten Nganjuk. Salah satu komisaris heehjek Gogot Setiyono menyebut heehjek lahir untuk meningkatkan percepatan ekonomi kelokalan.

“kita ingin mempercepat peningkatan ekonomi melalui basis aplikasi, UKM bisa bergerak cepat, yang tentu saja lambat laun akan menstimulus ekonomi Nganjuk. Jadi tidak melulu orentasi bisnis, tapi ini juga demi kemajuan Nganjuk yang kental dijuluki sebagai Kota Angin” kata Gogot Setiyono.

Selain meningkatkan penyebaran driver di masing masing kecamatan di seluruh Nganjuk, heehjek juga akan meningkatkan kualitasnya dengan bekerja sama dengan beberapa pihak, terutama meningkat fitur lain dengan mengusung basis lokal, seperti ikut dalam wacana mengurangi sampah. (Kmd)