Menpar Wishnutama: Pemulihan Sektor Wisata Banyuwangi, Membuka Kembali Lapangan Kerja

oleh -
oleh

Perencanaan pemulihan sektor pariwisata disambut antusiasi para pelaku wisata di Banyuwangi. Dengan protokol kesehatan ketat, destinasi dan desa wisata kini mulai banyak dikunjungi wisatawan. Okupansi hotel dan homestay mengalami peningkatan. Pelaku UMKM dan olahan pangan pun mulai banyak menerima pesanan.

Seperti diungkapkan Mahsun, pengelola Desa Tamansari, Kecamatan Licin, yang merupakan kawasan desa wisata di kaki Gunung Ijen. Dia bercerita, dalam empat bulan terakhir, pengunjung ke Desa Tamansari turun drastis. Padahal, sebelum pandemi Covid-19, pengunjung ke desa itu bisa sampai 12 ribu orang per bulan.

pasang iklan_rev3

“Alhamdulillah, sebulan ini pengunjung mulai banyak. Hitungan kami, ada sekitar lima ribu orang telah mengunjungi berbagai destinasi di Desa Tamansari sebulan terakhir. Ini membuat kami optimistis, ekonomi masyarakat dan desa kami segera pulih serta kembali membuka lapangan kerja,” kata Mahsun.

Begitu halnya dengan okupansi hotel yang kembali meningkat. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  menunjukkan, okupansi hotel di akhir pekan mencapai hingga 70 persen pada tiga pekan terakhir. Sebelumnya, sejak Maret sampai Juni, okupansi hotel nyaris 0 persen.

Berkah pun dinikmati UMKM. Seperti Pinisri yang membuka usaha kuliner “Sri Mulyo” di Kecamatan Songgon.

“Warung sudah mulai buka kembali, order kue dan keripik jalan terus. Kami mendukung pemulihan sektor wisata, tentu dengan aturan kesehatan yang berlaku,” pungkasnya. (adv.hmsbwi/ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.