Tulungagung.Arahjatim.com. Belum adanya sinyal PDIP untuk menunjuk siapa kader yang akan direstui ikut kompetisi pilkada Tulungagung,membuat banyak kalangan bertanya tanya . Ketika hal itu berkembang, banyak wacana yang menyatakan di tubuh PDIP Tulungagung ada masalah internal yang serius. Beberapa pendapat terkait hal itu, tidak bisa disalahkan. Dalam situasi politis, ” gorengan ” masalah selalu hadir dan kadang juga menjadi konsumsi publik, yang terus berkembang.
Dalam data terakhir, daerah daerah lain pertanda partai memberikan sinyal restu sudah mulai terlihat. Beberapa kabupaten/ kota nama nama kader sudah mulai bisa menjalankan konsolidasi, baik atas nama pribadi, maupun partai, untuk memperluas jaringan dan komunikasi, antar partai, maupun antar tokoh yang punya pengaruh.
Walau surat ” rekom” secara fisik belum diserahkan pihak DPP dalam hal ini oleh ketua umumnya, tapi rata- rata calon yang sudah digadang, sudah mulai diberikan surat tugas untuk kader melakukan tindakan memperluas jaringan dan komunikasi. Daerah itu contohnya , kabupaten Trenggalek, Blitar, Kediri dan daerah lainya.
Dari hal itu ketua DPC PDIP Tulungagung Hj. Susilowati dengan terang terangan menyatakan alasannya. Ketika dimintai komentar terkait mengapa sampai saat ini belum ada tanda tanda siapa yang akan dipercaya partai mengikuti kompetisi pada pilkada 2024.
Seperti yang pernah disampikan, ada sekitar 10 lebih kader PDIP Tulungagung yang berusaha mendapatkan rekom partai sebagai tiket untuk maju pada pesta demokrasi daerah nantinya.
” Kami akan jelaskan, mengapa sampai saat ini DPP belum memberikan sinyal kepada kader kader PDIP Tulungagung. Kami positif thinking saja kepada pimpinan. Kami tegak lurus pada aturan partai. Khusus Tulungagung, ada hal hal khusus yang tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Untuk Tulungagung , pihak DPP sangat sangat hati hati dalam memilih dengan segala pertimbangan. Tulungagung itu Istimewa di mata DPP. Jadi sabar saja, kerja DPP adalah kerja untuk semua. Soal waktu yang semakin ” mepet “, kami meyakini DPP sudah memiliki skenario yang matang dipersiapkan”, ungkap Susi, panggilan akrap ketua DPC PDIP Tulungagung di kantor DPRD, Kamis 2/7/2024.
Ketika disinggung wacana yang berkembang dimasyarakat, belum turunannya sinyal DPP karena masalah internal PDIP Tulungagung, termasuk ” penyanderaan” peran masing masing kandidat dalam soal keuangan rekom, dengan tegas KETUA DPC menyatakan tidak benar.
” PDIP adalah partai besar yang sudah punya mekanisme partai baik secara profesional maupun transparansi. Semua kader punya hak yang sama, tanpa terkecuali, selama persyaratan terpenuhi”, tambahnya. ( don1 ).










