Menengok Pantai Mustika Banyuwangi Yang Dikunjungi Gubernur Khofifah

by -
Bupati Anas dan Gubernur Jawa Timur Khofifah menikmati pantai Mustika yang diperkenalkan Banyuwangi sebagai destinasi wisata baru. (Foto: ArahJatim.com/adv.ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Di Banyuwangi, kini ada sebuah pantai yang keren dan menawan, Pantai Mustika namanya. Tidak hanya pemandangannya yang menawan, namun wisatawan juga bisa menikmati kuliner lobster.

Pantai Mustika terletak di Dusun Pancer Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Lokasinya tak jauh dari Pantai Pulau Merah. Pantai ini memiliki keunikan berupa hamparan golden sands atau pasir emas yang luas. Selain itu, bibir pantai ini membentuk seperti setengah lingkaran. Sungguh pantai yang sangat menawan.

Untuk mencapai ke pantai cantik ini, dari Pantai Pulau Merah bisa dengan berjalan kaki sekitar 3-4 km ke arah barat, atau sebelum memasuki pintu masuk Pantai Pulau Merah terdapat jalan desa ke kanan. Ikuti saja jalan, nanti akan sampai di Pantai Mustika.

Baca Juga :

Di Pantai Mustika ini wisatawan yang berkunjung bisa menikmati deburan ombak laut di atas kursi pantai yang tersedia, bermain pasir pantai, menikmati sajian kelapa muda. Tak lupa, udang lobster juga tersedia di kawasan ini.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pun ikut mencicipi kelezatan lobsternya. Pada akhir pekan kemarin, Khofifah bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengunjungi Pantai Mustika usai menghadiri upacara petik laut di Pantai Pancer.

Di sana, gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga menikmati es kelapa muda dan menu seafood lainnya.

“Pantai ini bagus. Makananya juga enak. Senang sekali karena pantainya bersih, jaga terus ya kebersihannya,” kata Khofifah sembari menyusuri keindahan pantai.

Bupati Anas mengatakan Banyuwangi baru saja menggelar Festival Pantai Mustika yang tujuannya untuk mempromosikan wisata ini. Beragam atraksi seni dan budaya digelar untuk meramaikan acara tersebut. Dalam festival tersebut, lobster menjadi hidangan utama para pengunjung.

“Silakan datang ke Pantai Mustika, jangan lupa mencicipi udang lobsternya,” ajak Anas.

Kawasan sekitar pantai ini cukup rindang karena ditumbuhi oleh ratusan pohon kelapa. Lapangan pasir emas itu bisa jadi arena lari-lari anak-anak ataupun jalan-jalan menikmati udara pantai yang segar.

Seperti yang dilakukan oleh Mahrus bersama keluarga kecilnya saat menikmati pantai ini. Dua anak Mahrus asyik bermain pasir pantai yang bersih, sementara istrinya sedang menikmati olahan saus lobster dan pindang koyong.

“Panorama sunsetnya di sini sangat menawan,” cetus Mahrus usai solat berjamaah di musholla Pantai Mustika.

Pantai Mustika bisa ditempuh melalui jalur darat dari pusat kota selama 2 jam. Di sana, juga tersedia lapak-lapak kuliner yang telah ditata pemkab yang bisa dimanfaatkan wisatawan beristirahat, setelah capai bermain-main di pantai.

Saat malam, pelancong di sini juga dimanjakan fasilitas tenda kemah yang bisa digunakan bermalam. (adv/ful)