Kediri, ArahJatim.com – Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito hari ini Jum’at (27/11) secara simbolis menyerahkan 1.000 legalitas perizinan UMKM .
Menurut Mas Dhito selama berkampanye kurang lebih 8 bulan terakhir selalu menyampaikan pentingnya legalitas UMKM dan banyak keluhan dari para pelaku UMKM sulitnya mengurus izin legalitas.
Ini merupakan bagian dari merealisasikan apa yang telah kita sampaikan ke masyarakat, bahwa saya punya janji untuk membantu legalitasnya, “ungkap Mas Dhito.
“Alhamdulillah sudah direalisasikan sebanyak 1.000 UMKM yang sudah kita buatkan izin dan diberikan legalitasnya,” kata Cabup Kediri Mas Dhito.
Mas Dhito mengatakan, sekarang ini merealisasikan apa yang sudah kita sampaikan ke masyarakat bahwa saya punya janji untuk membantu legalitas, dan janji kita 1000 pelaku UMKM.
“Hari ini sudah 1.200 UMKM yang masuk sebenarnya, permintaan terus meningkat, tapi kita pilah-pilah dulu, artinya terkadang ada juga tidak memenuhi persyaratan untuk bisa mendapatkan legalitas, ” ucapnya.
Lebih lanjut Mas Dhito menambahkan jika nanti diberi amanah menjadi Bupati Kediri. Saya akan membantu memasarkan pelaku usaha UMKM, dengan cara langkah pertama yang akan kita ambil mewajibkan seluruh pegawai Pemkab, pegawai PNS yang ada dilingkup Kabupaten Kediri untuk menggunakan produk UMKM. Mulai dari cemilan, baju, apapun yang berkaitan dengan UMKM, diwajibkan. Nanti kalau perlu kita akan mengadakan event-event tahunan untuk memperkuat UMKM.
Biasanya setelah event-event itu motivasi dari pelaku UMKM akan meningkat, yang nantinya paling berkompeten akan kita siapkan untuk skala Nasional.
Selain itu, dengan adanya bandara internasional, dan banyaknya UMKM di Kab Kediri, seperti jamur crispy, selai pisang setiap blusukan selalu saya mengicipi dan berbagai macan produk UMKM lainnya. Nantinya akan ada sentra UMKM yang dibangunkan baik itu di dalam bandara maupun di sekitaran Kabupaten Kediri.
“Sehingga wisatawan yang datang ke Kabupaten Kediri, ada satu hal yang dinantikan bisa dibeli untuk dibawa pulang ke kotanya masing – masing,” ujarnya.(das)










