Lomba Ngulek Rujak Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan Ke-489

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/48929718927_968981e289_b.jpg
15 peserta lomba Ngulek Rujak berfoto bersama para juri dan OPD Pamekasan. (Foto: arahjatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Sebagai salah satu rangkaian acara Festival Budaya Madura, dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Pamekasan ke-489, Pemkab Pamekasan menyelenggarakan Festival Kuliner, di area depan Museum Pamekasan, Minggu(20/10/2019).

Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e membuka acara tersebut dengan pemukulan gong disaksikan oleh Forkompimda, para kepala OPD, staf ahli Pemkab Pamekasan, pejabat TNI-Polri, dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga :

Festival Kuliner ini semakin menarik dengan digelarnya lomba kuliner membuat rujak tradisional khas Pamekasan yang diikuti 15 peserta. Para peserta ditantang untuk membuat tiga jenis rujak khas Pamekasan yaitu, Rujak Letok, Rujak Dulit dan Rujak Corek. Dan setelah lomba selesai, para pengunjung diajak menikmati semua rujak tersebut secara gratis.

Inilah tiga jenis rujak yang dilombakan, Rujak Letok (kiri atas), Rujak Corek (kanan) dan Rujak Dulit (kiri bawah). (Foto: arahjatim.com/ndra)

Acara juga tampak istimewa karena semua peserta lomba dan tamu undangan diharuskan mengenakan baju khas Madura. Para peserta dan tamu undangan laki-laki memakai Baju Pesak, sementara peserta perempuan menggunakan Baju Marlena (kebaya tanpa kutu baru dan kebaya rancongan yang identik dengan warna kontras/cerah).

“Harapannya, kita ini betul-betul ingin mengangkat potensi Kabupaten Pamekasan yang dimiliki dan salah satunya kuliner rujak, yaitu rujak letok, rujak dulit dan rujak corek. Biasanya masyarakat hanya tahu satu macam rujak saja. Padahal rujak adalah kuliner khas yang cukup murah dan penuh dengan gizi, serta nantinya bisa menjadi kuliner Pamekasan yang paling dicari dan menjadi kuliner andalan bagi masyarakat Pamekasan. Dan dikarenakan petis (bahan dasar) rujak kita berbeda rasanya dari kabupaten lain/mempunyai rasa tersendiri, sehingga bisa menambah perekonomian kabupaten dan para penjual rujak khususnya,” ungkap Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e.

Para pengunjung tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terlebih di akhir acara mereka juga bisa turut menikmati rujak secara gratis. (adv.ndra)