Tulungagung, ArahJatim.com – Hal yang menarik, dalam beberapa tahun terakhir , masalah perkembangan anak di Tulungagung mendapat perhatian bagus dari pemerintah daerah. Hal ini , terbukti dalam penganggaran pembangunan , masalah anak mendapat porsi lumayan besar. Dalam catatan Arah Jatim.com,, ada kisaran Rp 46.707.983.803,-.dati penganggaran 2,6 Triliyun rupiah.
Diakui dalam menangani dan konsen masalah anak, masing masing daerah tidak sama. Masing masing daerah memiliki karakter sosial yang beda beda. Lembaga pemerhati masalah anak Tulungagung , Winy Isnaini, menyebutkan dua karakter sosial yang kelihatan, pertama, masalah PMI ( pekerja migran Indonesia) dan berikutnya ekses belajar daring usia dibawah SD.
” Setiap daerah pasti mempunyai keunikan sendiri-sendiri. Tulungagung memang masalah pengasuhan luar biasa, dilihat dari beberapa indikator. Pertama, tingginya angka PMI, berlanjut ke pengasuhan, yang juga berisiko. Selain itu, indikator lainnya adalah tingginya angka perceraian dan dispensasi nikah yang angkanya mencapai 400 lebih. Ini memberikan imbas yang bisa dilihat masyarakat umum. Dan yang terakhir di era COVID ini , anak anak dipaksa menggunakan gadget, yang mampu menembus dunia dengan sistem internetnya yang bebas.” ungkap Wini ,usai kegiatan FGD (focus group discussion) di ruang rapat Bappeda. Tulungagung, Kamis 7/4/2022.
Dijelaskan, dari problem yang dialami anak, akhirnya anak-anak itu mencari peralihan. Misalnya ketika anak-anak bergabung menjadi anggota perguruan silat, mereka tidak mampu mengontrol diri walaupun pencak silat mempunyai tujuan yang baik, yaitu membekali diri.
Saat anak-anak masuk usia remaja, mereka akan berelasi dengan lawan jenis karena memang fasenya jatuh cinta. Dengan kondisi yang dialami sebelumnya, fase jatuh cinta ini bisa kebablasan atau hamil di luar nikah.
Hal hal inilah yang kini cukup bagus menjadi perhatian pemerintah daerah. Tulungagung dalam mengukuhkan diri sebagai Kabupaten Ramah Anak, yang secara nasional sudah terbukti dengan perolehan prestasinya. (dni)










