Lalai Mengawasi Pemanas Arang, Kandang Ayam di Kediri Hangus Terbakar Jadi Arang

oleh -
oleh

​Kediri, ArahJatim.com – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah usaha peternakan ayam milik warga di Dusun Pulosari, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, pada Rabu (17/6/2026) malam. Diduga kuat, kobaran api dipicu oleh alat pemanas arang yang luput dari pengawasan.

​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil yang diderita pemilik kandang diperkirakan menembus angka Rp1,5 miliar.

​Kronologi Kejadian: Berawal dari Suara Ledakan Misterius

​Peristiwa menegangkan ini terjadi saat kawasan sekitar mulai beranjak sepi. Sekitar pukul 19.28 WIB, penjaga kandang yang tengah beristirahat mendadak dikagetkan oleh suara ledakan yang cukup keras dari arah area peternakan.

pasang iklan_rev3

​Merasa ada yang tidak beres, ia langsung bergegas melakukan pengecekan. Betapa terkejutnya sang penjaga saat melihat sebagian bangunan kandang ayam sudah mulai dilalap si jago merah. Dalam situasi panik, ia segera berinisiatif menghubungi Pos Damkar Ngadiluwih untuk meminta bantuan darurat.

​Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, api diduga kuat berasal dari pemanas arang yang dinyalakan di dalam kandang namun ditinggal tanpa adanya pengawasan.

​Bahu-Membahu Jinakkan Api hingga Tengah Malam

​Mendapat laporan darurat tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri bergerak cepat. Armada dari Pos Ngadiluwih langsung meluncur pada pukul 19.30 WIB dan tiba di lokasi 20 menit kemudian untuk langsung melakukan lokalisir area agar api tidak semakin meluas.

​Mengingat skala kebakaran yang cukup besar, tim Damkar Kabupaten Kediri juga mendapatkan bantuan suntikan personel dari Damkar Kota Kediri. total ada 12 personel gabungan dan 3 unit armada mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi bahu-membahu menjinakkan api.

​”Petugas di lapangan bekerja keras sesuai SOP. Mengingat material di dalam kandang yang mudah terbakar, proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu beberapa jam hingga situasi benar-benar kondusif,” ungkap Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, dalam keterangan resminya.

​Kerugian Rp1,5 Miliar, Aset Senilai Rp100 Juta Terselamatkan

​Setelah perjuangan keras dari petugas gabungan, amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 00.00 WIB.

​Meski bangunan kandang beserta isinya ludes terbakar dengan estimasi kerugian mencapai Rp1,5 miliar, kesigapan petugas di lapangan berhasil menyelamatkan sebagian aset berharga lainnya senilai kurang lebih Rp100 juta.

​Pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, baik dari pekerja kandang maupun dari personel pemadam yang bertugas. Seluruh korban dilaporkan nihil.

​Terkait kejadian ini, petugas mengimbau kepada para pemilik usaha peternakan agar lebih waspada dan selalu memastikan alat pemanas atau instalasi listrik dalam kondisi aman serta diawasi secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.