Kediri, ArahJatim.com — Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kabupaten Kediri. Kali ini, si jago merah melalap sekitar 4 hektar lahan tebu di kawasan HGU Sumber Lembu, Dusun Kutukan, Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, pada Senin (10/8/2026) sore hingga malam hari.
Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan petugas keamanan setempat sebelum akhirnya berhasil dijinakkan oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Patroli Rutin Satpam
Insiden kebakaran ini pertama kali diketahui oleh petugas satpam HGU Sumber Lembu saat sedang menjalankan tugas patroli rutin dan hendak menutup portal area perkebunan. Tanpa diduga, dari kejauhan terlihat kobaran api yang dengan cepat merambat di area lahan tebu yang dalam kondisi kosong tersebut.
Melihat kobaran api yang kian membesar, satpam setempat segera melaporkan kejadian itu ke layanan darurat.
”Laporan masuk dari warga sekitar pukul 17.57 WIB. Tanpa membuang waktu, personel dari Pos Ngadiluwih langsung kami luncurkan ke lokasi kejadian,” ujar Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Respons Cepat Tim Damkar Menembus Lahan
Tim Damkar Pos Ngadiluwih bergerak menuju lokasi pada pukul 18.00 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 18.27 WIB. Mengingat luasnya area yang terbakar, armada dari Pos Pare beserta personel tambahan turut dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman.
Sebanyak 9 personel gabungan diturunkan lengkap dengan armada tangki berkapasitas 2.500 liter. Petugas berjibaku menembus pekatnya asap dan melokalisasi titik api agar tidak terus meluas ke area perkebunan sekitarnya.
Setelah perjuangan keras selama lebih dari empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.15 WIB sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah, Tidak Ada Korban Jiwa
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp105 juta akibat terbakarnya 4 hektar lahan tebu. Namun, berkat kesigapan petugas di lapangan, aset lahan senilai kurang lebih Rp60 juta berhasil diselamatkan dari kobar api.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api di lahan tebu kosong tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Pihak Damkar dan Satpol PP Kabupaten Kediri juga mengimbau masyarakat serta pengelola lahan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area terbuka dan lahan kering. (das)










