Tulungagung, Arahjatim.com – Setelah melakukan kegiatan konfercab sesuai dengan perintah organisasi selama dua hari, akhirnya KH. Bagus Ahmadi dan KH Muhson Hamdani terpilih untuk memimpin Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama Kabupaten Tulungagung masa khidmad 2024-2029. Terpilihnya KH. Bagus Ahmadi sebagai Ketua Tanfidziyah dan KH Muhson Hamdani sebagai Ketua Rais Syuriah ini terjadi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan yang digelar mulai Sabtu, 21-22/9/2024, akhirnya berjalan sukses.
Dalam kesempatan ini, dari 19 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) ada satu yang berhalangan hadir, sehingga total ada 18 suara dalam tahap pencalonan. Proses pemilihan kepengurusan ini dipimpin oleh Wasekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Imron Rosyadi Hamid dan Sekretaris Sidang sekaligus Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Muhammad Faqih.
Para Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) terpilih sepakat memilih KH Muhson Hamdani. Kemudian disusul dengan tahapan pencalonan ketua tandfizd yang hasilnya 17 suara diberikan untuk KH Bagus Ahmadi dan 1 suara ke Gus Lukman Hakim.
Dalam sambutannya, KH Bagus Ahmadi menyampaikan terima kasih kepada para pengurus NU baik cabang maupun ranting di seluruh Tulungagung. Ia juga mengajak untuk tetap menjalankan aktivitas yang sudah dilakukan sehari-hari.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu sekalian. Mohon doa restu semoga dalam mengemban amanah ini bisa sukses dan lebih baik serta husnul khatimah,” kata KH Bagus Ahmadi.
Kiai yang juga berstatus dosen di UIN Satu Tulungagung ini menuturkan, bahwa mengemban amanah untuk berkhidmad menjadi ketua PCNU ini tidaklah mudah. Menurutnya, tantangan akan semakin kompleks, dan dituntut lebih memperkuat akidah di berbagai bidang.
“Kita berkompetisi dengan akidah lain dan bidang-bidang lain, maka itu butuh kebersamaan. Termasuk di tengah kemajuan IT utamanya untuk menjadi sebuah organisasi yang kuat,” tuturnya.
Ke depan, NU menurut Kiai Bagus akan mengusahakan pendataan berupa bank data untuk menginventarisir aset yang dimiliki organisasi terbesar di Tulunggung dan Nasional ini.
Dalam kesempatan ini, turut hadir Pj Bupati Heru Suseno dan Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi.
“Konfercab ini merupakan proses penting agar agenda kerja organisasi.
NU telah mampu membuktikan diri menjadi organisasi yang konsisten mempertahankan 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila sebagai Ideologi, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,”ungkap PJ Bupati Tulungagung, dalam penutupun Minggu 22/9/2024. (don1)










