Tulungagung, ArahJatim.com – Ada hal yang menarik dalam kegiatan menyapa konstituennya, PDIP Tulungagung dalam kegiatan kepartaian yang berlangsung ditengah komunitas pecinta ” ngopi ” malam Minggu..
Bertempat di warung kopi, sekaligus stodio musik CN yang berada di Bolorejo kecamatan Kauman Tulungagung, Sabtu 28/5/2022, hampir dari beberapa wilayah, para pegiat lingkungan kecamatan – kecamatan SE Tulungagung dan penggemar ngopi kumpul bareng Ketua DPRD Tulungagung. Selain nyantai malam mingguan, berhibur, berdiskusi, dalam suasana menikmati berbagai rasa kopi yang sengaja diracia baristanya CN.
Kehadiran ketua DPRD Tulungagung, yang sekaligus kader PDIP itu, ketika ditemui ArahJatim.com, menyatakan hal hal diskusi dalam suasana nyantai ini adalah hal yang harus diciptakan guna menjalin komunikasi dengan konstituen, dan lebih luasnya masyarakat. Dalam diskusi, materi ringan yang ditawarkan, terkait reboisasi dan kenservasi.
” Acara seperti ini memang merupakan cara kami( PDIP ) dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat, Ada hal perlu ditegaskan, walau nyantai kita berusaha mengajak masyarakat terlibat didalamnya, Seperti malam ini, Sabtu 28/5/2022, ada komunitas LH , komunitas guru, media dan lainya bersatu. Sesuai arahan dari ketua umum PDIP Ibu Megawati, selalu mengingatkan kita agar kita tetap menjaga keberlangsungan alam, atau dikenal dengan politik hijau, atau merawat bumi. Thema solid bergerak, tiada hari tanpa konsolidasi, adalah hal mutlak yang harus dijalankan para kader, itu tema besarnya. Jadi jangan kemana mana , kalau bicara konsolidasi”, ungkap Marsono ,ketua DPRD Tulungagung.
Memang banyak penilaian masyarakat, jelang 2024, selain dinamika politik dalam kontek pemilu, masalah suksesi ditingkat pemimpin daerah, adalah Isyu yang seksi, khusunya bagi kader kader partai, khusunya bagi partai yang memperoleh dukungan lebih.
Ketika hal itu ditanyakan, apakah acara konsolidasi dengan cara mengumpulkan para aktifis lingkungan, adalah merupakan trik dan tehnis Marsono, untuk rencana agenda tersebut, dengan tegas dirinya tetap menyatakan ini tugas kader, untuk agenda besar partai saat pileg dan pilpres.
” Kami para kader PDIP tetap tegak lurus dengan AD/ART Partai , kalau soal suksesi dan lainya itu bukan ranah kami. Soal seperti itu dalam partai kami, adalah kewenangan sepenuhnya di tangan ibu ketua umum. Jadi sekali lagi kita tegaskan, model model konsolidasi para kader jelang 2024, murni tugas partai untuk menangkan pileg dan pilpres. Dari itu diharapkan 2024 nanti PDIP harus fight, dan tetap mendapatkan kepercayaan rakyat secara maksimal, lain itu , tidak”, tegas Kader yang kini dipercaya partai menjadi ketua DPRD Tulungagung 2019 – 2024 mendatang. (dni)











