Kediri, ArahJatim.com – Menikmati pertunjukan wayang golek yang dibawakan langsung oleh Kapolsek Kediri Kota AKP Bowo Wicaksono menjadi momen spesial bagi sejumlah remaja yang melintas di Pos Pengamanan (POS PAM) Jalan Ahmad Yani, Sabtu (27/12/2025). Lewat pertunjukan yang dibuatnya sendiri saat berjaga malam Natal dan Tahun Baru, Pak Bowo – sapaan akrabnya – menyampaikan pesan penting agar generasi muda merayakan pergantian tahun dengan kegiatan positif dan menghindari hal-hal berbahaya.
Pertunjukan Wayang Golek Jadi Sorotan Remaja
Para remaja yang tiba-tiba menyaksikan pertunjukan itu terlihat sangat menikmati suasana. Wayang yang digunakan adalah tipe wayang golek yang berasal dari Jawa Barat, dan aksi mendalang Pak Bowo menjadi sorotan bukan tanpa alasan – mereka baru mengetahui bahwa sosok polisi yang dijumpai sehari-hari juga bisa menjadi seniman.
“Ada sejumlah pengguna jalan yang kebetulan melintas. Setelah ditanya, mereka mengaku baru selesai berwisata di kolam renang Pagora Kediri,” jelas Pak Bowo. Ia kemudian mengajak para remaja itu untuk beristirahat sejenak di pos pengamanan sambil menyampaikan pesan penting.
Pesan Penting: Hindari Minuman Keras dan Jaga Keamanan
Dalam pertunjukannya, Pak Bowo menyampaikan cerita yang mengajak masyarakat khususnya pemuda untuk merayakan tahun baru dengan kegiatan yang baik. Ia juga menekankan bahaya mengkonsumsi minuman keras – yang biasanya sering terjadi pada malam perayaan – yang tidak hanya merusak tubuh tetapi juga berpotensi menyebabkan kematian.
“Apalagi mabuk sambil berkendara, itu sangat bahaya sekali bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Polsek Kediri Kota mempersilahkan masyarakat melakukan kegiatan apapun pada malam pergantian tahun, asalkan tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Pak Bowo juga meminta orang tua untuk mengawasi anak masing-masing agar tidak terlibat dalam hal-hal yang tidak diinginkan.
Peringatan Waspada Terhadap Kejahatan
Selain pesan tentang kegiatan positif, Polsek Kediri Kota juga mengingatkan masyarakat untuk selalu hati-hati dan waspada terhadap aksi kejahatan kapanpun dan dimanapun. Apabila hendak keluar rumah saat libur Natal atau malam Tahun Baru, masyarakat disarankan untuk mengunci pintu atau gerbang serta mengamankan barang-barang berharga di rumah.
“Alhamdulillah mereka bisa memahaminya,” tutup Pak Bowo tentang respon para remaja terhadap pesannya.










