Kapal Ikan Ludes Terbakar di Perairan Tanjung Wangi

oleh -

Banyuwangi, Arahjatim.com – Kapal ikan Victory Utama ludes terbakar saat lego jangkar di perairan Selat Bali, sisi utara Pelabuhan Tanjung Wangi, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (26/2/2020) siang. Kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi ke udara, dan api berkobar hebat membakar seluruh bagian kapal yang terbuat dari kayu.

Dua kapal pemadam milik Pertamina yang tiba ke lokasi kejadian langsung mencoba menyemprotkan air ke beberapa titik api yang membakar kapal. Besarnya kobaran api, proses pemadaman tidak bisa cepat dilakukan oleh petugas Damkar.

Belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya kapal tersebut. Dugaan sementara akibat korsleting listrik di bagian mesin kapal. Musibah tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, sebab saat kapal mulai terbakar, dua anak buah kapal (ABK) langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.

Selanjutnya dua ABK dievakuasi petugas Satpol Air Polresta Banyuwangi, dan petugas Syahbandar yang ada di lokasi kejadian dengan perahu karet.

Kebakaran itu juga membuat panik kapal ikan lainya yang berdekatan dengan kapal yang terbakar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sejumlah kapal memilih menjauh.

Setelah dua jam berjibaku dengan api, petugas Damkar akhirnya berhasil memadamkan kobaran api. Dua ABK yang berhasil selamat langsung dibawa ke kantor Satpol Air Polresta Banyuwangi untuk dimintai keterangan.

“ABK mencium bau kabel terbakar di sisi kanan bagian mesin sejak pukul 09.00 WIB. Selanjutnya api langsung membakar dinding kapal dan merembet ke panel, setelah itu api langsung membesar. Posisi kapal dalam keadaan kosong, hanya ada dua ABK. Kerugian kira-kira mencapai Rp 2 miliar,” ungkap Yulius, salah satu pengelola kapal yang terbakar.

Hingga saat ini, bangkai kapal yang mengalami kebakaran hingga 80 persen masih berada di tengah laut. Pihak Satpol Air Polresta Banyuwangi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terbakarnya kapal.

“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Untuk penyebab pasti masih kita selidiki lebih lanjut. Kapal terbakar hingga 80 persen, tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dua ABK berhasil menyelamatkan diri meloncat ke laut,” tegas AKP Sudarsono, Kasat Pol Air Polresta Banyuwangi. (ful)