Lumajang, ArahJatim.com – Rencana pengembangan kampus II Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mulai mendapat angin segar, setelah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK) menyerahkan Surat Keputusan Menteri (Kepmen) tentang penggunaan lahan hutan untuk tujuan pendidikan.
SK yang ditandatangani langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya diserahkan langsung oleh Dirjen Rencana, Penggunaan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan Kementerian LHK kepada Rektor UIN Khas Jember di komplek perkantoran kementerian di Jakarta pada kamis (06/04) kemarin.
“Alhamdulillah, pak rektor telah menerima SK dari Kementerian LHK tentang penetapan kawasan hutan dengan tujuan khusus yang rencananya akan kita gunakan untuk pengembangan kampus II UIN KHAS mas di Lumajang”, ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi Kelembagaan UIN Khas Jember, Mohammad Nor Afandi saat dikonfirmasi ArahJatim.com, Sabtu (08/04/2023).
Dalam SK itu, Menteri LHK menetapkan kawasan hutan produksi seluas 100 hektar akan digunakan untuk tujuan khusus, dan diserahkan kepada UIN Khas Jember sebagai pengembangan kampus II UIN KHAS di wilayah Senduro, Lumajang.

“Kami akan segera menindaklanjuti kepmen ini, dengan melakukan pengukuran ulang dan pembersihan kawasan agar bisa segera digunakan untuk bangunan kampus mas, doakan saja tahun ini bisa kita kerjakan,” tambah pria yang menempuh pendidikan doktoralnya di Malang itu.
Baca Juga :
- Konjen Australia di Surabaya Kunjungi Kampus Universitas Jember
- Beredar rekaman DPMD Beri Petunjuk Cara Memanipulasi Dana Desa Untuk Kegiatan Perangkat di Acara SILATNASl PPDI 2023 di Jakarta
Sementara program studi pertama yang akan dibuka di kampus II ini akan disesuaikan dengan kepentingan ekologi, yakni fakultas kehutanan dan fakultas kesehatan. Termasuk diantaranya rencana membuka fakultas geologi agar bisa mempelajari ilmu-ilmu tentang kegunung apian terutama Gunung Semeru.
“Sementara ini baru dua fakultas yang akan kita buka disana mas, tapi tidak menutup kemungkinan kedepan akan kita buka juga fakultas geologi karena posisi kampus II itu berada di lereng Gunung Semeru”, pungkasnya. (rokhmad)











