Yogyakarta, ArahJatim.com – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya menyelenggarakan rakor Link and Match bersama dunia usaha dan industri selama tiga hari di Yogyakarta, 8 – 10 April 2021. Link and Match adalah salah satu kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang bertujuan meningkatkan kompetensi sekolah kejuruan agar mampu diserap oleh dunia usaha dan industri.
Rakor Link and Match dihadiri oleh sekitar 38 pelaku dunia usaha dan industri yang bergerak di bidang seni dan budaya. Kompetensi keahlian yang dihadirkan adalah desain komunikasi visual, seni lukis, seni patung, desain interior, animasi, seni musik klasik, kriya kreatif batik dan tekstil, kriya kreatif kulit dan imitasi, kriya kreatif keramik, kriya kreatif logam dan perhiasan, kriya kreatif kayu dan rotan, seni musik populer, seni tari, penataan tari, kerawitan, seni pendalangan, pemeranan, tata artistik teater, produksi dan siaran program radio, produksi dan siaran program televisi, produksi film dan produksi televisi, produksi film, multimedia, pengembangan model dan media pembelajaran.
Baca juga:
- Ketua DPD RI Sampaikan 5 Semangat di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
- Pelajar SMKN di Kediri Ciptakan Pintu Cegah Covid-19
- Disdik Pamekasan Gandeng Disdik Jatim Adakan Workshop Pendidikan keluarga Stunting
- Dilantik Gubernur DIY, Sunaryanta Sah Menjabat Bupati Gunungkidul

Rakor ini menghasilkan program kemitraan dan penyelarasan pendidikan vokasi dengan industri dunia kerja. BBPPMPV akan mengirimkan ratusan tenaga pendidik SMK kepada dunia usaha dan industri agar ikut program pemagangan sehingga bisa menyerap langsung dan mengetahui standar kebutuhan dunia kerja kekinian.
“Ini kaitannya dengan peningkatan kompetensi guru seni dan budaya. Ini bisa memperbaharui keterampilan guru sekaligus mengembangkan keahliannya. Program Link and Match ini lebih mendekatkan pendidik dengan dunia kerja sekaligus bisa melihat realitas dunia usaha dan industri sebenarnya,” kata Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya, Dr. Sarjilah kepada ArahJatim.com.
Lulusan SMK nantinya akan memiliki kompetensi keahlian yang sesuai dengan permintan dunia usaha dan industri melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Dalam waktu dekat BBPPMPV Seni dan Budaya akan mengirimkan ratusan guru SMK kepada dunia usaha dan industri melalui program pelatihan dan magang.
Kehadiran dunia usaha dan dunia industri dalam rakor link and match adalah memberikan masukan dan usulan pengembangan kurikulum bersama dunia kerja.
“Salah satu tantangan kita saat ini adalah sekolah menengah kejuruan masih sulit menjawab kebutuhan dunia kerja. Dengan program link and match ini maka diharapkan menguatkan kolaborasi BBPPMPV Seni dan Budaya dengan industri dunia kerja,” kata Sarjilah. (ika)











