Inilah Alasan Pemkab Sampang Tidak Gelar Pasar Murah selama Ramadan

oleh -
Abdus Sukur, Kasi Perdagangan dan Informasi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang. (Foto: arahjatim.com/mal)

Sampang, Arahjatim.com – Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Pemkab Sampang menyatakan tidak akan menggelar Pasar Murah selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah ini.

Keputusan ini diambil dengan merujuk pada penjelasan Bulog Provinsi yang menyatakan ada pemangkasan anggaran secara nasional. Di samping tidak tersedianya anggaran di instansi terkait.

“Program Pasar Murah Ramadan tahun ini tidak ada, sesuai penjelasan dari Bulog Provinsi, sebab ada pemangkasan anggaran secara nasional. Yang kedua dari pihak instansi terkait, seperti Diskopindag sendiri juga tidak ada,” kata Abdus Sukur selaku Kasi Perdagangan dan Informasi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang (9/4/2021).

Tahun ini adalah kali kedua Pemkab Sampang tidak menyelenggarakan even yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat itu. Karena pemerintah masih fokus mengalokasikan anggaran untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

Namun pihaknya tetap akan melakukan antisipasi lonjakan harga di Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, dengan intens melakukan koordinasi dengan pemerintah, khususnya pihak Bulog.

“Langkah-langkah dari Bulog-nya bagaimana, di sini (Diskopindag) antisiapsinya hanya melakukan pemantauan saja, untuk program ke sana terkait subsidi, anggaran subsidinya tidak ada,” ungkapnya.

Selanjutnya dari 12 pasar tradisional di 13 kecamatan yang ada, hanya Pasar Srimangunan dan Pasar Rongtengah yang menjadi pasar rujukan pengambilan sampel harga.

“Dengan sentra pedagang besarnya ini berada di kota, jadi bisa dipastikan Pasar Murah tidak ada berdasarkan penjelasan Bulog Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (mal)

No More Posts Available.

No more pages to load.