Lumajang, ArahJatim.com – Setelah resmi turun ke level 3, Pemerintah bersama Kementerian Agama Kabupaten Lumajang sepakat untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat dasar dan menengah baik negeri maupun swasta dengan menerapkan ptotokol kesehatan ketat.
“Karena sudah turun ke level 3, kita berencana akan melaksanakan PTM dengan protokol kesehatan ketat mas,” ungkap Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat dikonfirmasi disela-sela pengecekan ruang kelas di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) di Jalan Citandui No.75, Rogotrunan, Lumajang, Selasa (07/09/2021).
Bahkan untuk menjamin keselamatan peserta didik, bupati memastikan kesiapan ruang Unit Kesehatan Siswa (UKS), tempat cuci tangan hingga menyiapkan tenaga kesehatan khusus.
“Saya akan perintahkan juga dinas kesehatan untuk melakukan pemantauan,” tambahnya.
Pelaksanaan PTM ini membatasi jumlah kehadiran siswa, yakni hanya 25 persen dengan durasi pembelajaran hanya 2 jam, tanpa waktu istirahat.
Diketahui, PTM akan digelar selama 1 bulan, sebelum akhirnya akan di evaluasi oleh Dinas Pendidikan dan Pendidikan Madrasah Kemenag Lumajang.
Jika kasus harian paparan Covid-19 di lingkungan sekitar tidak ada kenaikan, maka sekolah dapat menambah kapasitas guru dan siswa, dan apabila terdapat kasus maka akan dihentikan dengan pertimbangan kesehatan. (Rokhmad)












