Tulungagung, Arahjatim.com – Dinamika Tulungagung semakin seru, mendekati bulan Nofember, semua potensi masing masing bakal calon sudah menunjukan langkah langkah kongkrit.
Dalam internal partai contohnya di PDIP, penjaringan sudah berjalan. Nama nama populer yang sudah hampir banyak dikenal masyarakat, berbondong bondong pertama berharap rekom partai.
Proses itu saat ini sudah berjalan, bahkan 9 Mei ini semua berkas bakal calon yang mengambil formulir di PDIP harus mengembalikan berkas dan segala kelengkapannya. Informasi internal, sampai hari ini, masih tercatat sebelas nama Bakal calon.
Nama-nama itu antara lain ;
- H. Susilowati SE. ( Ketua DPC PDIP Tulungagung saat ini ).
- H.Gatot Sunu Wibowo SE.MSi. ( mantan Wabup ).
- Drs Budi Setyahadi SH.MH. ( pengusaha, budayawan ).
4.Drs Maryoto Birowo ( mantan bupati ). - Didik Girnoto Yekti, ( kades Tunggulsari,
- H. Imam Sopingi. ( kades Pucunglor Ngantru ).
- Drs Agus Santoso S.Sos. ( kadis naker- tranT.Agung ).
- Suharminto SH ( kader PDIP ).
- Drs. Hari Prastijo. ( camat kota )
- dr Kasil Rohmad ( kedis kes ).
- Drs Santoso M.Si ( kadis LH ).
Perkembangan sampai hari ini, Senen,6/4/2024, berdasar informasi dari internal DPC PDIP Tulungagung, dua kader sudah mengembalikan formulir keseriusan ke partai. Mereka adalah kades Pucunglor kecamatan Ngantru, atau lebih populer dengan panggilan ” Mbah Pucung “, H. Imam Sopingi. Dan selanjutnya mantan wakil bupati Gatot Sunu W, juga melakukan hal sama.
Yang menarik dari pantauan media Arahjatim.com, pengembalian formulir yang dilakukan kades Pucung, H imam Sopingi, diantarkan ratusan kader partai serta relawan dan simpatisan, dari berbagai kecamatan, tidak terkecuali pengurus dari Ranting yang mengantarkan dengan bersepeda motor dan sebagian menggunakan kendaraan roda empat.
Mbah Pucung mengungkapkan, bahwa dirinya saat ini telah berhasil mendapat dukungan dari 19 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang ada di Kabupaten Tulungagung.
Artinya, seluruh PAC PDI Perjuangan di Kabupaten Tulungagung telah menandatangani berita acara dukungan kepadanya.
Sementara salah seorang anggota partai yang ikut mengantarkan ke kantor DPC dari kecamatan Boyolangu bernama Sigid (29) mengakunapanyang dilakukan itu merupakan gambaran sejauh mana, masyarakat Tulungagung sudah sadar harus mencari calon pemimpin yang benar benar memahami apabyang dirasakan masyarakat, dan itu ada pada Mbah Pucung.
” Kami bersama teman teman ini juga memberi suport awal agar pemimpin nantinya seperti yang sudah dicontohkan Mbah Pucung. Tidakenjaga jarak, dan sangat loyal pada masyarakat, pemimpin begini ini yang menjadi harapan kami, sebagai masyarakat desa “, ungkapnya.
Sementara ” Mbah Pucung ” sendiri ketika mengetahui suport awal seperti itu, mengaku bersemangat, dan berharap ” barokah ” awal turun berupa ijin Allah, dan selanjutnya DPP memberikan kepercayaan kepada dirinya.
“Alhamdulillah dari 19 PAC di Tulungagung, semuanya menandatangani dan memberikan dukungan. Sebagai peserta pertama yang telah mengembalikan berkas, kami berharap bisa menjadi pertimbangan PDI Perjuangan terkait keseriusan mengikuti proses penjaringan calon Kada Wakada dan insya Allah rekomendasi bisa kepada kami ” ungkap H imam Sopingi lugas.
Ditambahkan, proses harus terus diikuti, dan batas waktu yang ada benar benar diperhatikan, sehingga usaha yang diperjuangkan demi masyarakat Tulungagung nantinya benar benar bisa terealisasi, dan diyakini masyarakat Tulungagung sudah cerdas dan dewasa dalam kegiatan pilkada yang akan terjadi di bulan November 2024 nanti. (don1)










