Jember, ArahJatim.com – Guna menggali kecocokan dalam usaha, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Jember mengadakan pertemuan “Bisnis Matching” dengan BPC HIPMI Bondowoso Jawa Timur di Restoran Pawon Wangi, di Kecamatan Tapen, Bondowoso pada Senin (11/08).
Dalam pertemuan, mereka saling menyampaikan progam kerja dan usahanya masing-masing untuk menjajaki kerjasama saling menguntungkan.
Kegiatan tersebut dihadiri para Ketua Umum BPC HIPMI dan para pengurus. “Ini adalah pertemuan bertujuan pertama untuk mempererat tali silaturahmi, dan tidak kalah pentingnya menjadi ajang bertukar pikiran serta kemungkinan mengembangkan bisnis antar pihak, baik pengurus maupun anggota”, kata Ketua BPC HIPMI Jember, Yoga Satria.
Mereka bergantian menyampaikan profile usahanya. Diantaranya usaha properti yang kebutuhanya hendak dihubungkan dengan usaha anggota lainya, misalnya usaha toko bangunan untuk kebutuhan batu-bata, pasir dan semen.
Ada juga usaha wisata edukasi anak anak berupa kebun buah “green house” seperti milik salah satu peserta. Dimana para pengunjung bisa menikmati panen buah melon, klengkeng, jambu dan lainya. Menanggapi usaha ini, ada salah satu peserta asal Jember tertarik bekerja sama membuka usaha yang sama.
“Apabila saling tertarik, kedua atau beberapa pihak dari mereka bisa serius melakukan penjajakan, mulai dari proposal usaha, meninjau lokasi, bentuk kerjasama dan lainya”, jelas Yoga Satria.
Meski demikian, dari pertemuan tersebut juga ada yang langsung membuahkan kerjasama. “Kita dari Jember memesan plakat kayu sebanyak 50 buah ke pengusaha mebel Bondowoso, ya kira-kira seperti ini. Saling melengkapi kebutuhan antar mereka. Dengan demikian, organisasi (HIPMI) bisa menjadi fasilitas bagi anggota semakin berkembang usahanya”, tambahnya.
Usai pertemuan “Bisnis Matching”, kegiatan dilanjutkan bertemu dengan para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Jember dan Kepala Desa Sumbersalam.
“Dari pertemuan ini, agar para pelaku usaha di desa kami ini bisa terhubung dengan para pengusaha (HIPMI), menutupi kekurangan mereka utamanya dalam kemasan dan pemasaran”, harap Kades Sumbersalam, Muhammad Holis.
Para pelaku UKM yang hadir berjumlah belasan orang, terdiri dari usaha krupuk, keripik, arang putih dan aneka kuliner siput.
Ketua BPC HIPMI Bondowoso, Budi Haryanto mengatakan sebagai bagian dari wilayah organisasinya, pihaknya siap bekerjasama dengan para pelaku UKM tersebut. “Nanti kita bisa memberikan pemahaman, pengalaman dan pengetahuan kita mulai dari produksi, pengemasan sampai pemasaran”, lanjutnya.
Dengan kerjasama tersebut nantinya para pelaku usaha UKM bisa mendapatkan akses jaringan dan membuka pasar lebih besar lagi.
Kedua kegiatan yang dilakasanakan oleh HIPMI Jember dan HIPMI Bondowoso tersebut berlangsung lancar. “Semoga kegiatan seperti hari ini, yakni pertemuan dengan para pelaku UKM, dan pertemuan “Bisnis Matching” menjadi agenda rutin”, harap Yoga Satria, Ketua Umum BPC HIPMI Jember. (NSL)












