Bangkalan, ArahJatim.com – Kabar duka datang dari tokoh sekaligus aktivis antikorupsi Bangkalan, Madura. Syukur Sabidin diketahui meninggal dunia, Jumat (31/3/2023) waktu subuh lantaran sakit. Pertama kali, kabar tersebut diinformasikan oleh karibnya, Muhmusleh.
Dalam postingan akun facebooknya ia menulis “Innailaihi wainnailaihi rojiun telah pulang meninggalkan kita semua saudara syukur sabidin semoga amal perbuatannya di terima di sisi Tuhan yang maha esa dan di ampuni segala dosa dosanya amiin yaa robbal alamiin dan sy bersaksi bahwa beliau orang yang baik” tulis Musmusleh.
Dari postingan tersebut, banyak yang mengucapkan bela sungkawa dan doa. Bahkan, ada yang merasa tidak percaya atas kepulangan Syukur. Seperti yang ditulis oleh R Taufik Hidayat “kapan bang..yg meninggal kemaren sih wa..”
Diketahui, Syukur merupakan pribadi yang senang bercanda bersama karibnya. Bahkan, ia kerap mengkader aktivis muda untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Ia merupakan pendiri gerakan masyarakat Bangkalan Coruption Watch (BCW).
Sepak terjangnya sebagai aktivis dikenal luas, saat menjadi narasumber pada acara Mata Najwa media nasional Metro TV 2015 silam dengan tema “Menolak Bungkam” . Ia kerap kali mengkritik pemerintah daerah yang dianggap kebijakannya tak sesuai aturan. Bahkan, kerap ia sempat mengaku menjadi orang yang diincar penguasa untuk dibungkam.
Meski sempat vakum dari dunia aktivis, belakangan terakhir Syukur kembali aktif menyoroti berbagai persolan kebijakan pemerintah kabupaten Bangkalan, mulai dari persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bansos, pembangunan fisik, korupsi dan Pilkades. Namun, saat ini aktivitasnya akan terbungkam selamanya dengan kepulangannya kehadirat Tuhan.
“Turut berduka cita, semoga Husnul khotimah,” tulis Muzainah Marhatip. (*)











