Blitar, ArahJatim.com – Dampak dari bertambahnya kasus positif virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blitar, menyebabkan pembukaan destinasi wisata yang berada di zona merah belum diizinkan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto. Rijanto mengatakan jika masih berstatus zona merah sementara tidak boleh buka dulu. Destinasi wisata selain di zona merah boleh buka kembali, seperti zona hijau, kuning atau oranye pun boleh.
“Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat mulai wajib masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” terang Bupati Rijanto usai menyerahkan Bantuan Perlengkapan Protokol Kesehatan kepada Pengelola Jasa Usaha Pariwisata Kabupaten Blitar di Wisata Kampung Coklat, Minggu (12/7/2020).
Rijanto menambahkan di masa New Normal (Kenormalan Baru) harus ada perubahan tatanan kehidupan. Sehingga ekonomi masyarakat bisa bangkit seiring dengan diterapkannya protokol kesehatan di seluruh bidang kehidupan.
“Termasuk industri pariwisata, jika bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Boleh buka kembali, dimana nantinya juga akan terus dipantau bersama-sama,” ungkapnya.
Adapun delapan destinasi wisata di Kabupaten Blitar yang direkomendasikan boleh buka oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, yaitu: Kampung Coklat, Istana Sakura, Blitar Park, Negeri Dongeng, Pantai Serang, Hutan Pinus Loji, Wisata Rambut Monte dan Wisata Perkebunan Teh Sirah Kencong.
Sementara pemilik Wisata Kampung Coklat, Kholid Mustofa mengatakan selain menerapkan protokol kesehatan, pihaknya juga menerjunkan 19 orang Satgas Covid-19 yang akan mengawasi dan mengedukasi pengunjung.
“Bahkan kita juga menyiapkan tenaga kesehatan dan mobil siaga, jika ada kondisi darurat,” kata Kholid.
Ditambahkna Kholid, pihaknya juga berharap penerapan protokol kesehatan di Kampung Coklat bisa menjadi percontohan bagi destinasi wisata lainnya.
“Karena selain wajib memakai masker, mencuci tangan, cek thermo gun dan menjaga jarak. Seluruh pekerja juga wajib memakai faceshield,” imbuhnya. (mua/fm)






