Ini Jajanan Khas Menu Berbuka Puasa Yang Paling Diburu Warga Banyuwangi

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Meski di tengah pandemi Covid-19, tidak membuat produksi jajanan patola menjadi lesu. Malah sebaliknya, jajanan khas bulan Ramadan di Banyuwangi ini malah kian meningkat produksi maupun penjualannya.

Jika tahun lalu hanya menghabiskan 25 kilogram tepung, namun untuk tahun ini setiap produsen patola mampu menghabiskan hingga 50 kilogram tepung per hari seiring makin melonjaknya permintaan.

Di halaman rumah, Istifala warga Kelurahan Karangrejo ini misalnya, setiap hari selalu disibukkan oleh orang-orang yang membuat patola. Untuk membuat patola, bahan dasarnya sangat sederhana dan mudah, yaitu tepung beras dicampur dengan air, serta sedikit diberi pewarna, seperti merah, dan hijau. Setelah adonan jadi, barulah proses mencetak patola dimulai.

Baca juga:

Jika dilihat secara kasat mata, proses mencetak jajanan khas warga Banyuwangi ini terlihat sangat mudah, namun butuh keahlian khusus agar hasil maupun bentuk cetakannya lebih bagus dan menarik. Adonan diletakkan di atas papan lalu dengan cetakan berlubang kecil-kecil, adonan ditekan sambil didorong hingga mengeluarkan serabut berbentuk seperti mi.

 “Awalnya takut gak laku karena musim pandemi, tapi ternyata malah banyak yang pesan lewat telepon dan WA ke saya. Tahun lalu per hari saya habis 25 kg tepung sekarang malah, 50 kg tepung beras setiap hari. Untuk harga per lembar saya jual Rp6 ribu, isinya 15 buah patola,” kata Istifala, pembuat jajanan patola kepada Arahjatim.com, Jumat (8/5/2020) siang.

Selanjutnya, setelah dicetak membentuk mi, barulah patola dikukus hingga matang dan siap untuk disajikan sebagai menu berbuka puasa. Agar lebih gurih dan nikmat, jajanan patola harus diberi kuah santan manis menggunakan pemanis alami yaitu gula aren yang sudah dicairkan.

“Ini seperti menu wajib warga Banyuwangi untuk berbuka puasa. Bahan-bahannya juga alami, dan untuk mengolahnya pun tak sulit. Saya dan keluarga hampir setiap hari makan patola untuk buka puasa,” kata Ida Fitria, salah satu konsumen patola.

Hingga saat ini jajanan khas warga Banyuwangi ini masih terus diburu dan menjadi andalan sebagai menu berbuka pusa. Penasaran dengan olahan kue patola ini, anda bisa mencoba di rumah sebagai salah satu referensi untuk menu hidangan berbuka puasa bersama keluarga. (ful)