Hamil 3 Bulan, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Nafsu Bapak Anak Tiga

oleh -

Bangkalan, ArahJatim.com – Dimintai tolong untuk menggendong balita 1 tahun, bocah perempuan berinisial E (15) asal Dusun Mangkon Dajah, Desa Bandang Dajah, Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan menjadi korban kelakuan bejat bapak tiga anak U (35) Dusun Tebanah, Desa Bandang Dajah, Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan hingga hamil 3 bulan.

Kronologis kejadian tepatnya pada bulan Mei 2020 sekitar pukul 09.00 WIB. Pada saat itu korban dimintai tolong untuk menggendong bayi 1 tahun yang merupakan anak dari U (terlapor) suami dari kerabat dekat korban.

Kejadian itu, berlangsung di rumah terlapor saat korban menidurkan balita tersebut di kamar tidurnya. Tiba-tiba terlapor masuk ke kamar dan langsung mendorong korban ke tempat tidur yang membuat korban tak berdaya. Saat itulah terlapor melancarkan aksinya.

Setelah melakukan perbuatan tak senonohnya, terlapor mengancam korban akan membunuhnya jika menceritakan kejadian tersebut pada orang lain. Atas kejadian itu mengakibatkan korban mengalami gangguan psikis.

Hal itu dikatakan ayah korban, Jakaria saat melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Mapolres Bangkalan pada Sabtu 29 Agustus 2020 sekitar pukul 17.00 WIB bahwa anaknya menjadi korban pencabulan hingga hamil.

Sebelumnya, ayah korban tidak mengetahui hal yang menimpa anaknya. Namun setelah ada desas desus dari tetangganya bahwa telah terjadi kejadian tersebut menimpa anaknya dan pelaku mengaku akan menikahinya.

“Sebelumnya saya tidak tahu, tapi tahunya setelah mendengar dari tetangga dan menanyakan langsung pada anak saya. Setelah dibawa oleh tantenya ke dukun beranak ternyata sudah hamil 3 bulan,” katanya saat ditemui di Mapolres Bangkalan.

Saat ditanya oleh keluarganya, lanjut Jakaria Korban sempat tidak mengakui perihal apa yang menimpanya. Namun setelah dipaksa akhirnya mengaku telah disetubuhi oleh oleh U yang merupakan suami dari kerabat dekatnya.

“Sempat tidak mengaku, karena ada ancaman dari pelakunya. Namun setelah kami paksa akhirnya mengaku,” imbuh Jakaria.

Mengetahui hal tersebut, Jakaria ayah korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Mapolres Bangkalan dengan nomor laporan STP/207/VIII/RES.1.4/2020/RESKRIM/SPKT Polres Bangkalan tanggal 29 Agustus 2020.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Bangkalan, Agus Soebarnaprja membenarkan ada laporan perihal pencabulan abak dibawah umur pada hari Sabtu 29 Agustus 2020.

“Iya memang ada laporan masuk ke Polres Bangkalan pada hari Sabtu. Kejadian tentang dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur. Dan hari ini akan dilakukan visum ke rumah sakit,” ujarnya. Senin (31/8/2020)

Dengan adanya laporan ini Agus menuturkan bahwa secepatnya akan diproses semaksimal mungkin.

“Detailnya kami masih belum bisa memaparkan seperti apa, karena korban belum diperiksa juga. Baru laporan awal bahwa ada dugaan pencabulan anak dibawah umur dengan ancaman,” tutup Agus. (fat/fm)