Ganggu Aliran Air, Warga Keluhkan Reklamasi Lahan oleh Tokoh Agama

oleh -
oleh

Sampang, Arahjatim.com – Kegiatan reklamasi (perluasan) lahan oleh seorang warga di Dusun Gruggak, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dikeluhkan warga sekitar.

Warga mengeluh karena reklamasi lahan di dekat jembatan perbatasan Kabupaten Sampang dan Pemekasan itu membuat badan sungai menjadi menyempit sehingga membuat aliran air tidak lancar.

Jamal, salah seorang warga setempat mengatakan, reklamasi itu tidak mengedepankan kenyamanan dan keamanan lingkungan, sebab membuat banyak warga terdampak.

pasang iklan_rev3

“Kita lihat saja seperti sungai yang menjadi sempit. Apabila ada hujan dengan intensitas tinggi membuat air dari barat dari permukiman masyarakat yang biasanya mengalir ke sungai lancar, tidak bisa (lancar) lagi karena adanya reklamasi ini. Sehingga permukiman masyarakat banjir. Imbasnya juga lahan pertanian masyarakat sekitar. Selain itu juga berdampak kepada gedung sekolah SDN Dharna Tanjung yang pas posisinya dekat sungai tersebut,” ujar Jamal (10/4/2021).

Jamal menyesalkan reklamasi yang dilakukan pemilik lahan yang berinisial S yang merupakan tokoh agama itu.

“Dulu sudah kami datangi kediamannya untuk meminta agar posisi reklamasi bagian timur yang menyempitkan sungai di bongkar, dan yang bagian barat selokan diperbesar agar air dari barat bisa mengalir.Tapi sampai sekarang tidak dilakukan olehnya. Saya berharap ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Sampang,” ucapnya.

Sementara itu, saat di konfirmasi di kediamanya, S membenarkan bahwa lahan yang direklamasi tersebut memang miliknya.

“Ya memang benar milik saya,dan sudah ada sertifikatnya. Masalah yang bagian timur memang melebihi, tapi semuanya sudah ada petunjuknya dari Pemkab Sampang,” ujarnya. (mal)

No More Posts Available.

No more pages to load.